globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

PT Antam UBPE Pongkor Launching Penjualan Produk Material Hasil Olahan Tailing, GFA (Green Fine Aggregate)

PT Antam (Persero) Tbk. UBPE Pongkor pada Rabu, (24/11/2016) melakukan launching penjualan bahan bangunan hasil olahan tailing tambang. Hasil olahan ini telah dimanfaatkan dalam program kegiatan CSR untuk perbaikan jalan, pembangunan Ekowisata di Srengseng Sawah, puskesmas dan pembangunan infrastruktur di berbagai tempat.

Sekilas memang paving block, batako dan ornamen ini terlihat seperti bahan bangunan pada umumnya. Namun bahan bangunan ini ternyata dibuat dengan pemanfaatan limbah (tailing) hasil pengolahan emas. Proses penambangan emas menghasilkan limbah tidak terpakai berupa lumpur dan bahan-bahan lain yang harus didetoksifikasi agar aman bagi lingkungan. Jumlahnya kian menumpuk dan menjadi beban perusahaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, digagaslah ide pemanfaatan limbah tailing menjadi bahan yang bernilai guna.

antam-1

Tailing atau limbah proses pertambangan emas berupa lumpur dan material lain yang sudah didetoksifikasi, diolah kembali menjadi bahan baku material seperti batako, paving block, dan material bangunan lain. Bahan tailing yang digunakan tersebut sudah aman dan ramah lingkungan. Bahan olahan tailing ini disebut sebagai Green Fine Aggregate (GFA).

GFA adalah pemanfaatan limbah tailing yang sangat ramah lingkungan dan telah mendapatkan ijin pemanfaatan dari Kemen LHK  dengan keluarnya SK MENLH NOMOR. 07.86.10 TAHUN 2014 serta telah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai material konstruksi yang memenuhi seluruh persyaratan lingkungan dan teknis, maka produk yang dihasilkan kemudian diberi nama yang sesuai, yaitu green fine aggregate (GFA).

antam-4

GFA merupakan hasil inovasi yang dilakukan oleh PT Antam UBPE Pongkor dalam rangka menerapkan Best Mining Practice. Dimana proses penambangan tidak hanya berhenti sampai proses pengolahan tailing dan detoksifikasi. Namun, proses pengolahan tersebut dikembangkan menjadi pemanfaatan dengan konsep nir-limbah. Sehingga limbah atau tailing dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan. Pada intinya, semua bahan tidak ada yang terbuang sedikit pun.

GFA ini merupakan bahan yang ringan dan sangat kuat dibandingkan dengan pasir dan material lainnya. GFA dapat dibentuk menjadi produk olahan bahan material bangunan. Paving Block, Batako, Genteng Palazzo Natural, Genteng Palazzo Warna, Bata Ringan, Ubin Natural, Ubin Warna, dan Ornamen Dinding Natural. Selain itu GFA ini dapat juga dapat juga dikreasikan menjadi bermacam-macam produk lain seperti Pot Bunga dan Kerajinan tembikar.

Secara teknis,Green Fine Aggregate dibuat dengan teknik  stabilisasi/solidifikasi (s/s). Setelah melakukan beragam uji coba, ANTAM akhirnya mengumumkan kepada seluruh pemangku kepentingannya bahwa kini ANTAM telah dapat menghasilkan beragam material konstruksi yang bukan saja solid, stabil, dan berdaya tahan lama, namun juga telah lolos dari seluruh uji toksisitas.

antam-5

Mutu produk ini sudah sesuai standar SNI, kualitas cat bermutu tinggi, jaminan pelayanan teknis yang didukung staf ahli berpengalaman, ekonomis, variasi produk yang khas dan banyak pilhan, aman bagi lingkungan, mampu memenuhi pesanan dalam jumlah banyak, dan tak kalah penting harga yang kompetitif dibanding produk sejenis.

Ke depan diharapkan tailing ini dapat dikembangkan menjadi semen geopolimer. Semen geopolimer ini berbeda proses dan spesifikasinya dibandingkan dengan semen portland. Semen ini lebih ramah lingkungan karena pada proses pembuatannya memotong emisi hingga menjadi 10% saja untuk setiap satuan berat semen yang dihasilkan.

Produk GFA terbukti lebih kuat, lebih tahan lama, dan lebih ramah lingkungan. Saat ini bukan hanya mitra CSR Antam Pongkor saja yang bisa menggunakannya, namun masyarakat umum pun bisa menikmati produk unggulan PT Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor. Pada kesempatan pertama, penjualan produk GFA telah berhasil terjual 20.527 buah ubin, genteng sebanyak 16.422 buah, batako 20.363 buah, total penjualan sekitar 60 ribu produk berbagai varian. Kedepannya, PT Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor  akan terus memperluas pasar dan tak henti berinovasi dalam menghasilkan varian-varian baru produk GFA. (ADV).

 

Check Also

Satu Orang Pelajar di Cigudeg Tewas Terseret Tronton 15 Meter

CIGUDEG – Satu unit truk Hino tronton bernomor Polisi B. 9645 .YM yang bermuatan bahan …