globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Cileungsi, Penyangga Ibu Kota dengan Infrastruktur yang Buruk

CILEUNGSI – Kecamatan Cileungsi yang berada tak jauh dari DKI Jakarta menjadikannya sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota. Sebagai daerah penyangga Ibu Kota, maka arus lalulintas di Cileungsi pun terbilang cukup padat, bahkan kemacetan menjadi salah satu pemandangan yang terpaksa harus dinikmati oleh warganya. Kendati demikian, masih banyak infrastruktur jalan yang mesih belum diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga hal ini pun sangat dikeluhkan oleh masyarakat.

Salah satunya, Jalan Gandoang-Cileungsi yang masih saja dibiarkan dengan kerusakannya yang semakin parah. Padahal, jalan yang melintasi beberapa desa di Kecamatan Cileungsi ini sering kali dijadikan jalan alternatif oleh para pengendara yang tak ingin terjebak macet di Jalan Raya Transyogi Cileungsi-Jonggol.

Salah seorang warga Kampung Rawailat, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Sigit (35) mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah ditambah lagi dengan buruknya drainase di jalan tersebut membuat kerusakan pada jalan alternatif itu semakin hari semakin parah.

“Jika hujan turun, jalan ini bagaikan kubangan kerbau,” katanya kepada Publik Bogor, (18/7).

Menurutnya, ketika jam berangkat kerja, dan pulang kerja jalan ini selalu ramai dilintasi para pengendara. Apalagi saat waktu libur, para pengendara yang tak ingin terjebak macet di depan Taman Buah Mekarsari pastinya akan memilih jalur alternatif ini.

“Seharusnya Pemkab Bogor bisa lebih memperhatikan kondisi jalan ini. Padahal, jika kondisi jalannya bagus, tentu akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, karena jalan ini akan semakin ramai dilalui pengendara,” tuturnya.

Sementara itu, Agung (27) salah seorang pekerja yang sering kali melintasi jalan ini mengakui, kondisi jalan yang buruk ini tak hanya dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, hampir semua pengendara yang melintasi jalan ini pun mengeluh, lantaran dengan jalan yang buruk kendaraan pun semakin cepat rusak.

“Saya sudah beberapa kali mengalami ban bocor karena melintasi jalan ini, selain itu juga ada pedagang yang membawa telur dan hancur semua lantaran tergelincir,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ketika hujan turun maka genangan air dijalan ini terbilang cukup tinggi, karena lubang yang berada di tengah jalan ini cukup dalam. Bahkan ada beberapa titik di ruas jalan ini, genangan airnya yang sampai merendam mesin motor.

“Sebenarnya jalan ini harus segera diperbaiki, apalagi didaerah sini banyak perusahaan, pastinya ada pajak yang dibayar oleh perusahaan pada Pemkab Bogor, yang seharusnya Pemkab Bogor memperhatikan kondisi jalan ini,” tandasnya.

Ia menambahkan, di daerah Cileungsi ini masih banyak ruas jalan yang rusak parah, seperti Jalan Camat Enjan, dan yang lainnya. Padahal, Cileungsi memiliki banyak potensi untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun seperti dianaktirikan, hanya potensinya yang dikeruk, pembangunannya disepelekan.

Wartawan : Dede Firdaus

Check Also

Ada Apa Dengan Pevita dan Ariel ?

PUBLIK BOGOR – Rumor soal kedekatan Pevita dan Ariel hingga saat ini masih terus menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *