globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Antam UBPE Pongkor Perpanjang MOU Dengan Kejari Cibinong

NANGGUNG PT. Antam (Persero)  UBPE Pongkor menandatangani Nota Kesepakatan Bersama MoU (Memorandum of Understanding) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong Kabupaten Bogor untuk bekerjasama dalam penanganan masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yang bertempat dilokasi area tambang level gudang handak, Selasa (5/9).

Melalui kerjasama ini PT. Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan akan mendapatkan konsultasi dan advokasi dari Kejaksaan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

General Manager (GM) PT. Antam (Persero) UBPE Pongkor I Gede Gunawan mengatakan, Penandatanganan kesepakatan bersama ini menunjukkan komitmen PT. Antam UBPE Pongkor dalam rangka pemenuhan ketaatan terhadap peraturan yang berlaku dalam seluruh aspek kegiatan perusahaan baik unit bisnis maupun anak perusahaan.

“Sudah tiga kali penandatanganan MoU PT. Antam dengan Kejaksaan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan sejalan dengan lingkup kesepakatan tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan Tata Usaha Negara unit bisnis perusahaan Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor,” ujarnya.

I Gede Gunawan menambahkan, MoU antara PT Antam dengan Kejari merupakan perpanjangan yang selama ini sudah berjalan, sesuai payung hukum yang telah ada di Kejari.

“MoU penandatanganan kami laksanakan lokasinya di dalam area tambang, salah satunya untuk mengenalkan dalam rangka program Agrogeoedutourism, warna lain dengan kejari yang kebetulan dari pihak kejari sendiri belum pernah melihat langsung kondisi yang ada di dalam tambang dan nantinya tempat ini akan dijadikan objek wisata tambang bawah tanah. Kita punya program Agrogeoedutourism salah satunya ketika musim tambang tersebut selesai dan dimulai dengan awal penataan lain dengan warna-warna objek wisata lainnya diwilayah PT. Antam Pongkor ini,” terangnya

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor Bambang Hartoto mengaku,  bahwa bersama teman -teman dari Kejaksaan sendiri baru pertama kali masuk kedalam area tambang primer. Penandatanganan Mou antara Kejari Cibinong dengan PT Antam UBPE Pongkor yang tak lain dalam rangka kerjasama Hukum dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Ada tiga hal kerjasama penandatanganan MoU dengan pihak Antam, diantaranya masalah bantuan hukum, ketika  pihak antam atau BUMN ada permasalahan yuridis. Seperti hal nya masalah hukum gugatan Perusahaan BUMN dan perusahaan Pemerintah lain nya yang tidak lepas dari permasalahan hukum perdata yang ada di wilayah PT Antam.

Kedua, permasalahan pertimbangan hukum, peran Kejaksaan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Sebagai Jaksa Pengacara Negara Terkait Dengan Permasalahan Hukum Yang Dihadapi BUMN untuk menjadi Faslitator serta Mediator dalam melakukan pertimbangan hukum apabila terjadi sengketa antara BUMN dan instansi lembaga Pemerintah lainnya.

Ada dua Peran Kejaksaan dalam Mou yang telah ditanda tangani yakni pertimbangan pendapat hukum dan pendampingan hukum yang dilakukan Kejaksaan.

“Kejaksaan bisa menjadi Faslitator dan mediator dalam tindakan hukum lain seperti sengketa lahan dengan BUMN dan lembanga pemerintah lainnya, sehingga Kejari bisa menjadi mediator dalam rangka penandatanganan Mou antara PT Antam dengan Kejari Kabupaten Bogor dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara,”jelasanya.

Ia menambahkan, kejari hanya bisa melakukan pendampingan kepada perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkaitan dengan permasalahan hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Sedangkan aktivitas para penambang ilegal ranahnya sudah masuk pidana, bukan lagi perdata juga tidak sedikit mereka yang sudah di tangani oleh pihak kepolisian kemudian dilipahkan ke kejaksaan untuk sidangkan ke pengadilan.

Namun, MoU ini bukan lagi ke arah pidananya, tapi melainkan lebih kepada kaitan Perdata dan Tata Usaha Negara, ketika dari pihak antam ada permasalahan perdata, Kejari bisa di minta pendapatnya.

“Dengan adanya Mou ini diharapkan jajaran karyawan Antam bisa bekerja dengan baik leluasa, ketika ada permasalahan yang berkaitan dengan hukum, Perdata dan Tata Usaha Negara yang mengangu objek vital Perusahaan BUMN nanti nya  pihak dari Kejari yang akan menjadi Mediator dan Faslitator dalam menyelesaikannya,”tandasnya

Sementara penandatanganan MoU dilakukan antara General Manager PT. Antam UBPE Pongkor I Gede Gunawan dan Kepala Kejaksaan Negri Cibinong Kabupaten Bogor. (ADV)

Check Also

PUBLIKASI KINERJA RSUD CILEUNGSI

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cileungsi adalah salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *