globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Pedagang Mihol di Gandoang Masih Membandel, Polisi Diminta Bertindak

CILEUNGSI Menyoal keberadaan warung yang menjajakan minuman beralkohol (mihol) di Kampung Gandoang, RT 02/04, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, terus mendapatkan sorotan dari warga sekitar. Pasalnya, keberadaan warung penjual mihol tersebut sangat meresahkan warga, dan meberi dampak negatif pada generasi muda.

Salah seorang warga Rubi Yakto (22) mengatakan, bulan lalu warga sudah mengadukan hal ini pada kepolisian, namun pedagang tersebut hingga kini masih saja menjajakan barang haram tersebut.

“Sampai sekarang warung itu masih menjual minuman beralkohol,” katanya kepada Publik Bogor, (4/9).

Ia menjelaskan, para pemuda setempat pun merasa berang dengan aktivitas penjualan mihol tersebut. Apalagi, pernah ada kejadian salah seoarang warga hampir berkelahi dengan pemuda yang sedang mabuk didaerah tersebut.

“Kalai seperti ini, ketertiban, dan keamanan masyarakat terganggu,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Aang Samsudin mengungkapkan, beberapa waktu lalu pemilik toko sempat menghampirinya untuk meminta maaf atas kelakuannya yang sempat membentak pemuda setempat hanya karena meminta sumbangan untuk memperingati hari kemerdekaan.

“Saat pemilik warung itu datang, saya juga memintanya agar tidak menjalankan bisnis minuman (mihol. red) lagi,” ungkapnya.

Namun, sambungnya, permintaannya agar berhenti menjual mihol tidak di gubris, buktinya para pemuda melaporkan bahwa warung tersebut masih menjajakan barang haram tersebut. Dirinya berharap, pihak kepolisian dapat segera bertindak, agar masyarakat pun merasa aman, dan nyaman.

“Saya harap polisi segera bertindak, karena sudah pernah di tegur oleh anggota polisi, dan masih saja membandel warung itu,” harapnya.

Wartawan : Daus

Check Also

22 Makam di Sukabumi Tergerus Longsor

PUBLIK BOGOR – Bencana longsor terus-terusan menerjang sejumlah lokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Bencana tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *