globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Ratusan Juta Uang Tabungan Siswa Digelapkan, Wali Murid Ancam Kepsek SDN Cibeureum Dipolisikan

CILEUNGSI – Para wali murid SDN Cibeureum berang dengan kelakuan kepala sekolah (kepsek) yang diduga telah menggelapkan uang tabungan siswa senilai ratusan juta rupiah. Padahal, kepala sekolah tersebut baru saja dipindahtugaskan, dan sudah berani menggelapkan uang tabungan siswa.

Salah seorang wali murid Zulfa mengatakan, dirinya tak terima uang tabungan tersebut digunakan oleh kepala sekolah. Pasalnya, wali murid pun membutuhkan uang tabungan tersebut.

“Itu kan uang tabungan kami, masa saat akan kami ambil tidak bisa, lantaran dipinjam oleh kepala sekolah. Padahal, kami juga membutuhkannya,” katanya kepada Publik Bogor, (8/9).

Ia menjelaskan, atas dasar itu para wali murid mengontrog SDN Cibeureum untuk meminta keterangan pada kepala sekolah mengenai uang tabungan yang dipergunakannya itu.

“Kami meminta kepala sekolah transparan. Ini kebiasaan buruk yang sangat mengkhawatirkan,” jelasnya.

Menurutnya, tabungan siswa selama satu tahun tersebut harusnya sudah dibagikan pada tanggal 15 Juni lalu. Namun, sampai sekarang belum juga diterima oleh orang tua siswa, malah kepala sekolahnya saja sulit ditemui.

“Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi, dengan jumlah tabungan yang bervariasi,” tuturnya.

Ia menerangkan, tidak heran jika para wali murid ini mengancam akan melaporkan hal ini pada pihak kepolisian. Bahkan, para wali murid ini sudah membuat laporan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor agar kepala sekolah yang baru ini diganti lagi dengan kepala sekolah yang sebelumnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala SDN Cibeureum Bukhori enggan memberikan komentarnya terkait permasalahan yang menyangkut dirinya tersebut.

“Saya belum bisa berkomentar,” singkatnya.

Wartawan : Daus

Check Also

22 Makam di Sukabumi Tergerus Longsor

PUBLIK BOGOR – Bencana longsor terus-terusan menerjang sejumlah lokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Bencana tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *