globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Ku Peras Keringat Anak Buah Diatas Ranjang

GUNUNGPUTRI Gengsi, dan gaya hidup menjadikan kaum hawa rela melakukan hal apa saja untuk mencapainya, termasuk melayani para lelaki hidung belang. Padahal, jika hanya untuk memenuhi kebutahannya sehari-hari, bekerja layaknya masyarakat umum pun akan terpenuhi.

Ternyata, wanita penghibur ini bukan hanya ada di warung remang-remang saja, sejumlah buruh pabrik wanita yang ada di kawasan industri dibagian timur Kabupaten Bogor rela memuaskan nafsu atasannya demi untuk memenuhi gengsi, dan gaya hidupnya.

Hal ini pun diakui oleh salah seorang kepala produksi disalah satu perusahaan garmen dikalangan Gunungputri, sebut saja namanya Robby (47). Ia mengisahkan, sangat mudah membedakan antara buruh ‘nakal’ dengan buruh pabrik wanita yang lainnya. Menurutnya, buruh wanita yang bisa diajak berkencan, cenderung berdandan menor, pakaian ketat, dan centil.

“Bisa di lihatlah dari caranya berpakaian, gayanya yang centil. Apalagi kalau sedang ngobrol, pasti selalu melemparkan senyuman yang penuh arti,” paparnya kepada Publik Bogor, (3/10).

Ia pun tak menampik, kalau dirinya memiliki butuh simpanan untuk menemaninya diluar kantor. Awalnya, Robby tidak tertarik untuk menikmati keringat anak buahnya diatas ranjang, sampai akhirnya ia bertemu dengan Amel (bukan nama sebenarnya), gadis asal Sumedang yang baru lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Perawakan simpanannya yang memiliki wajah imut, dengan tubuh yang masih kencang membuat dirinya jatuh hati.

“Awalnya saya tidak tertarik dengan buruh seperti itu, tapi pas bertemu dengan Amel saya jadi ingin coba-coba,” ujarnya.

Selain murah senyum, sambung Robby, karakter Amel yang jinak-jinak merpati membuat dirinya tertantang untuk mendekati mojang Sumedang ini. “Gayanya yang jinak-jinak merpati itu yang bikin penasaran, akhirnya saya deketin juga,” terangnya.

Ia menerangkan, singkat cerita setelah dua bulan melakukan proses pendekatan dengan wanita imut tersebut, akhirnya Robby bisa menaklukannya.

“Setelah pacaran saya ajak dia ke hotel, dan ternyata servisnya (urusan seks) bagus, lalu saya nikahi dia, walaupun cuma nikah siri,” terangnya.

Ia mengaku, sejak mengenal Amel dirinya mulai hobi mengoleksi buruh-buruh wanita untuk dijadikan buruhnya diatas ranjang. Hingga saat ini dirinya sudah mengoleksi 10 buruh wanita untuk menemaninya diatas ranjang.

“Cukup dikasih uang bulanan aja buat mereka jajan,” katanya.

Hal ini dibenarkan oleh salah seorang buruh pabrik wanita asal Karawang yang bekerja di salah satu perusahaan di Gunungputri, sebut saja namanya Mawar. Ia mengungkapkan, hampir semua manajer ditempatnya bekerja mempunyai buruh ‘nakal’ yang keringatnya siap diperas diatas ranjang. Termasuk dirinya pun sudah tiga tahun menjadi pemuas nafsu birahi bosnya.

“Kalau cuma ngandelin gaji mah ga bakalan cukup, apalagi buat belanja barang-barang yang keren,” ungkapnya.

Dara berlesung pipi ini mengaku, bisa melayani nafsu birahi bosnya dimanapun bosnya meminta. Bahkan, dirinya pun harus melayani bos di kamar mandi ruangan manajer.

“Saya lebih sering melayani di kamar madi, tapi mainnya sebentar, paling juga 10 menit,” akunya.

Ia menambahkan, setelah itu dirinya dan sang majikan menuntaskannya disebuah penginapan yang ada di dekat pabrik. “Kalau dipenginapan enak mau gaya apa juga,” tandasnya.

Wartawan : Daus

Check Also

Panitia Pilkades Urug Tetapkan Dua Calon Kandidat Kades

SUKAJAYA – Panitia Pilkades Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menggelar penetapan nama bakal calon menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *