globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Larangan Ganjil Genap Bakal Ke Bogor, Ini Ceritanya

BOGOR – Setelah melakukan sistem ganjil genap di pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta sejak kemarin, pemerintah berencana memperluas sistem tersebut di Depok, Tangerang dan Bogor. Tol Jagorawi salah satunya yang akan diberlakukan aturan serupa. Namun, rencana ini menuai pro kontra di banyak pihak.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor salah satunya. Kepala Dishub Kota Bogor Rakhmawati menyatakan bahwa kebijakan ini terlalu dini untuk diberlakukan di Tol Jagorawi. Sebab, belum ada pembahasan komprehensif mengenai penerapannya. Apalagi, ia menilai selama ini kondisi Tol Jagorawi belum terlampau parah.

Sepertinya masih jauh kalau untuk Jagorawi. Soalnya beberapa kali pembahasan bareng, belum disebut Jagorawi. Di Bekasi juga kan terkait pembangunan-pembangunan yang sedang berjalan dan di sini tingkat kepadatannya tidak terlalu parah seperti di Bekasi dan Bogor,” kata Rakhmawati kepada Metropolitan, kemarin.

Sementara itu, Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno menilai penerapan ganjil genap di wilayah lain tidaklah masalah. Meski demikian, dirinya berharap pemerintah menyediakan angkutan umum hingga ke perumahan-perumahan agar memudahkan masyarakat.

“Artinya dengan kebijakan ini masyarakat didorong menggunakan angkutan umum di jam-jam sibuk. Makanya pemerintah juga harus melengkapi setiap kawasan perumahan dengan ketersediaan angkutan umum. Kalau pakai kendaraan pribadi terus dititipkan dan nyambung angkutan umum kan tidak praktis,” kata Djoko.

Soal efektivitas sistem tersebut, Djoko belum bisa menyimpulkan lantaran baru sehari berjalan. Yang jelas, nasib pemberlakuan sistem ini tergantung hasil evaluasi nanti. Malahan, dirinya juga mengusulkan kebijakan ini tidak hanya berlaku saat terjadi pembangunan di sejumlah ruas tol tapi berlaku hingga nanti.

“Ini kan tekadnya sudah besar dan persiapannya matang. Diteruskan saja sampai nanti, jangan cuma saat ada pembangunan. Tapi polanya bisa diubah, bukan ganjil genap. Jadi di jam-jam tertentu orang masuk tol bayarnya mahal. Tapi harus ada undang-undang atau aturannya terlebih dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, sistem ganjil genap untuk mencegah penumpukan kendaraan di ruas tol ini akan diperluas hingga Bogor, Depok dan Tangerang. Jika tidak ada halangan, penerapan ganjil genap pada gerbang tol di area tersebut akan dilakukan tahun ini. “Tapi kami juga akan memberlakukan ini di Bogor, Depok, Tangerang dengan skema kombinasi yang mungkin tidak terlalu sama. Jadi intinya kita ingin melakukan suatu law enforcement untuk mengatur melakukan upaya agar masyarakat lebih lancar,” ujar Budi.

Peraturan ganjil genap ini mulai diberlakukan di Bekasi kemarin dan hanya berlaku untuk kendaraan dari Bekasi menuju Jakarta mulai pukul 06:00-09:00 WIB.

Sumber : Metropolitan

Check Also

Pilih Mana: Makan Dulu atau Olahraga Dulu?

JAKARTA – Salah satu perdebatan sepanjang masa setiap kali mau olahraga adalah menentukan perlukah makan terlebih dahulu, atau nanti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *