globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Cegah DBD, Paguyuban The Samudra Resizence bersama Pemdes Tajurhalang dan Karangtaruna Gelar Fogging

TAJURHALANG – Mendekati bulan Ramadhan pengurus Paguyuban The Samudra Resizence, Staf Desa Tajurhalang, dan Karangtaruna Kecamatan Tajurhalang menggelar kegiatan Fogging. Kegiatan itu bertujuan untuk mengantisipasi serangan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketua Paguyuban Perum The Samudra Residence Leopard Dwi Kalbarianto menerangkan, program yang digagas oleh paguyuban ini berdasar pada himbauan desa untuk memastikan warga aman dari DBD sebelum puasa tiba. Karenanya, usai melakukan rapat warga pihaknya langsung menggelar fogging.

“Alhamdulillah, pemerintah desa support kami berupa bantuan mesin, dan segala yang dibutuhkan dalam kegiatan ini,” katanya, (16/5).

Selain program Fogging, Dwi juga selalu menghimbau pada warga untuk menjaga kebersihan, dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Setiap warga sudah memiliki tempat sampah. Tiap minggu diangkut baik rumah ke rumah atau di tempat sampah yang kami sediakan karena kami jalani retribusi iuran RR15 ribu per keluarga,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Karangtaruna Kecamatan Tajurhalamg Taufiq berharap, pemerintah dan para pemuda respek dengan setiap kegiatan masyarakat. Karenanya, pihaknya berencana turut menggelar kegiatan fogging ini ke tiap pengurus karangtaruna RW.

“Fogging ini akan jadi program karangtaruna. Tiap RW akan mengadakan hal serupa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tajurhalang Syaefuddin mengatakan, upaya pencegahan lebih baik dari mengobati. Karenanya fasiltas mesin fogging milik desa akan dimaksimalkan untuk kepentingan warga.

“Karena kami sudah punya mesin fogging, kegiatan pengasapan ini tak perlu menunggu adanya korban,” ucapnya.

Ia menghimbau, agar warga untuk terapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kegiatan Fogging ini sebagai upaya antisipasi awal mewabahnya virus DBD, selebihnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lebih utama.

” Jangan sampai ada sampah menumpuk terlalu lama di lingkungan. Dan warga juga harus sadar kewajiban iuran pengangkutan sampah,” paparnya.

Sehingga, sambungnya, penentuan iuran warga untuk penanganan sampah dilingkungan menjadi keharusan. Sebagai upaya pencegahan bayaknya sampah liar.

“Iuran itu dari warga dan akan kembali ke warga. Dengan demikian, warga akan arif membuang sampah,” ujarnya.

Kades juga menghaturkan terimakasih pada Kadus 4, Syaitibi dan ketua RW 25 Mulyo Rahardjo  yang tak bosan-bosan menghimbau warga untuk peduli pada lingkungannya.

Wartawan : Die

Check Also

Tepati Janji Politik, Sahaja Berangkatkan 7 Warga Bogor Umroh

GUNUNGSINDUR – Tepati janji dimasa kampanye pemilihan Calon Kepala Daerah Kabupaten Bogor periode 2018-2023, Dewan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *