globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Pakai Jimat, 3 Curnamor Di Dor Polisi

CIBINONG – Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Ungkapan itu pantas disematkan untuk aksi para garong berjimat yang sempat meresahkan warga di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sempat berulang kali melancarkan aksinya, para garong yang membekali diri dengan keris sakti itu akhirnya berhasil dilumpuhkan.

Adalah MM (34), HT (34) dan RG (25), ketiga garong berjimat itu tak lagi berkutik saat digerebek polisi. Bahkan, timah panas pun menembus kaki pelaku saat dalam pengejaran.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky mengatakan, selama Mei ini pelaku sudah 20 kali beraksi. Biasanya komplotan asal Lampung Timur itu bergerak mulai pukul 10:00 sampai 18:00 WIB. “Rata-rata sehari itu bisa empat motor,” kata Dicky.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari aksi penembakan yang terjadi di Perumahan Metland, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis (10/5/18).

Dari hasil pemeriksaan saksi, terungkap adanya pembagian peran antarkomplotan. Di antaranya dua pelaku yang mengawasi rumah korban, dua pelaku yang masuk halaman rumah dan satu orang sebagai penadahnya.

“Pelaku ini biasa merusak gembok pagar pakai kunci T. Satu lagi akan mengendalikan pemilik rumah dan satunya lagi menguasai sepeda motor yang ada di garasi,” terangnya.

Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengecek CCTV hingga didapati lima identitas pelaku. Akhirnya dilakukan penangkapan pada Selasa (29/5).

“Mereka melawan karena membawa senjata api juga saat ditangkap. Sementara dua pelaku lagi AL dan DL masih buron dan terus dilakukan pengejaran,” ujar Dicky.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro menambahkan, komplotan garong berjimat ini biasa menyasar sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan.

“Seperti di halaman rumah, warung, toko, rumah makan, warnet, fotocopi, minimarket,” sebutnya.

Untuk memuluskan aksinya, mereka juga membekali diri dengan jimat keris yang diyakini bisa melindunginya dari kejaran polisi. “Mereka ini pakai jimat sama bawa senjata api juga,” katanya.

Untuk kepemilikan senjata api, Bimantoro mengaku masih mendalaminya. Dari keterangan sementara, pelaku mendapati senjata dan jimat itu dari luar Pulau Jawa. Sedangkan sepeda motor hasil curian dijual ke penadah di daerah Karawang dengan harga Rp2 juta per unit.

Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni sejata api rakitan jenis revolver dengan empat butir peluru kaliber 38 mm, sembilan butir peluru kaliber 9 mm, dua gagang kunci leter T serta peralatan lain untuk mencuri motor.

“Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan,” tandas Bimantoro.

Wartawan : Mul

Check Also

19 Ribu SIM dan 16 Ribu STNK Disita Polda Metro Jaya

PUBLIK BOGOR – Penerapan perluasan aturan ganjil genap (gage) telah berjalan selama 66 hari, atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *