globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

KPU Tangkal Isu Ijazah Palsu Cabup Bogor

CIBINONG – Detik-detik terakhir menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, berbagai isu pun mulai bergulir untuk menyerang pasangan calon (paslon), mulai dari isu korupsi, penyerobotan lahan, hingga ijazah palsu.

Akhir-akhor ini, aksi segelintir pihak yang menuding Ade Ruhandi alias Jaro Ade, berijazah palsu akhirnya terbantahkan. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan langkah verifikasi ijazah pendidikan terhadap semua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor sejak proses pendaftaran paslon Januari 2018.

Ketua Divisi Hukum KPUD Kabupaten Bogor Erik Fitriadi menegaskan, pihaknya melakukan klarifikasi dan verifikasi ijazah tersebut bukan hanya terhadap Jaro Ade. Akan tetapi, terhadap empat calon lainnya, baik Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati. Keempat calon tersebut yaitu, Ade Ruhandi-Jaro Ade, SE, sesuai KTP tapi dalam ijazahnya tertulis A. Ruhandi, kedua Ade Yasin di ijazahnya Ade Munawaroh, ketiga Ficky Rhoma di ijazahnya Ficky Zulkarnain, lalu keempat Ingrid Kansil.

“Jadi bukan hanya Jaro Ade,” tegas Erik.

Ia mengaku, verifikasi dan klarifikasi ini diambil lantaran terdapat ketidaksesuaian nama yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing calon dengan nama yang tertera di ijazah. Erik menjelaskan, pada saat semua bakal calon mendaftarkan diri ke KPU, maka KPU melakukan pengumuman dalam rangka membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan terkait persyaratan administrasi pasangan calon. sebetulnya berdasarkan PKPU tidak ada kewajiban KPU untuk klarifikasi atau verifikasi ijazah paslon, kecuali ada tanggapan dari masyarakat.

“Nah, waktu itu tidak ada tanggapan. Namun karena kami melihat ada perbedaan nama empat calon antara yang tertera di KTP dengan ijazahnya, maka kami melakukan klarifikasi dan verifikasi. Upaya klarifikasi dan verifikasi dilakukan KPUD Kabupaten Bogor ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Bandung. Verifikasi dilakukan terhadap sekolah atau lembaga pendidikan yang bersangkutan, nomor register, maupun buku induk siswa. Kami punya bukti-buktinya,” bebernya.

Saat ditanya pasca aksi segelintir pihak ke KPU Pusat yang menuding ijazah Jaro Ade palsu, Erik mengaku tidak ada informasi maupun surat tembusan dari KPU Pusat ke KPUD Kabupaten Bogor.

“Tidak ada. Karena proses atau tahapan tanggapan masyarakat sudah selesai, sudah ada verifikasi. Artinya, tugas KPU sudah selesai, kami sudah mengumumkan ke masyarakat untuk meminta tanggapan, masukan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Wartawan : Daus

Check Also

Data Penerima Suap Proyek Meikarta

PUBLIK BOGOR – KPK tak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat kasus dugaan suap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *