globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Awas Banprov Dilarang Untuk Bangun Kantor Desa

PUBLIKBOGOR – Kabar tak sedap datang bagi para Kepala Desa (Kades). Rencananya, alokasi dana Bantuan Provinsi (Banprov) sudah tidak diperbolehkan lagi untuk membangun kantor desa pada 2019. Hal itu pun diakui Kepala Desa Kemang, Entang Suasana.

Menurut Entang, isu ini sudah ramai diperbincangkan. Ia pun mulai mempertanyakan bila benar pada 2019 dana Banprov tidak bisa digunakan untuk pembangunan desa, terus untuk membangun kantor desa menggunakan anggarana dari mana. “Terus anggaran dari mana?,” tanya Entang.

Entang pun mengusulkan jika memang hal tersebut benar adanya sebaiknya anggaran Dana Desa dapat merealisasikan pembangunan kantor desa. Sebab, mengandalkan anggaran lain seperti dana dari CSR perusahaan di wilayah tidak bisa diharapkan. “Jadi kalau bisa ada alokasi dari anggaran Dana Desa saja,” sarannya.

Dalam kesempatan ini, lelaki yang juga merupakan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bogor menuturkan, saat ini rehab pembangunan kantor desanya baru mencapai 30 persen dan saat ini tertunda. Sehingga, pemerintah sudah seharusnya memikirkan permasalahan ini.

“Harus dipikirkan masalah ini, harus ada anggaran lain bila memang jadi Banprov tidak boleh untuk bangun kantor desa. Terkait CSR harus ada ketegasan kepada semua pengusaha di wilayah desa,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor, Hendrik Suherman mengaku belum mengetahui rencana tersebut. Karena, pihaknya belum mendapatkan kepastian mengenai juklak juknis di 2019.

“Belum ada kepastian juklak juknisnya 2019 untuk apanya, karena baru masuk anggaran 2018 dan yang 2019 baru usulan aja. Yang jelas saya belum tau kalau di desa-desa sudah ramai seperti itu,” ungkapnya. (metropolitan.id)

 

Check Also

Dua Negara Kuasai Pasar Mobil Di Indonesia

PUBLIKBOGOR – Bayang-bayang kelam merek China di Indonesia mulai cerah setelah pemain baru, Wuling, datang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *