globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Pemkot Bogor Berlakukan Ektp Di Cetak Di Kelurahan

KOTA BOGOR – Untuk memudahkan masyarakat mencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Pemerintah Kota Bogor mengalihkan kesetiap Kelurahan yang ada di Kota Bogor. Sehingga masyarakat tidak perlu repot-repot mengantre di Kecamatan ataupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat mengatakan, sejak pengadaan tinta kembali normal, warga berbondong-bondong datang ke Disdukcapil untuk mendapatkan pencetakan KTP-el. Padahal menurutnya, daya tampung kantor Disdukcapil tidak cukup memadai bahkan setiap harinya dibatasi hanya 300 antrean. Dari jumlah itu, bisa cetak 800 hingga seribu keping KTP-el dan bisa memakan waktu sampai sore.

“Kebijakan sebelumnya begitu, karena kasihan warga kalau antre sampai malam di sini (menunggu KTP.-el). Dan waktu sidak Pak Wali bilang tidak mau seperti itu, semua dilayani, jangan sampai antre begitu. Nah setelah rapat diputuskan yang mau cetak KTP datang ke kecamatan untuk memecah antrean mulai 4 Juli lalu,” ujarnya

Sejak saat itu, setiap hari kecamatan mencatat rata-rata ada 200 pemohon yang datang. Artinya, rata-rata 1200 warga datang keenam kecamatan sejak hari pertama.

“Kalau dikali tiga hari ada 3600 pemohon. Artinya warga antusias dan strategi memecah antrean juga tepat sasaran, sampai nanti kembali normal,” paparnya.

Selain itu menurut Dody, mulai (9/09) kemarin, pendaftaran cetak KTP-el dialihkan ke kelurahan. Maka warga yang ingin cetak KTP bisa langsung mendaftar ke kelurahan, tidak lagi di kecamatan. Pengambilan KTP-el sendiri dilakukan di kelurahan, setelah 14 hari.

“Agar warga lebih mudah lagi pemohon baru rekam data di ke kecamatan. Dan hingga kini, perekaman data kependudukan di Kota Bogor sudah mencapai 96,3 persen. Yang Print Ready Record (PRR) atau siap cetak ada sekitar 22 ribu, yang masih dalam proses pengiriman data ke pusat ada 17 ribu.” kata dia.

Sementara itu, Camat Tanahsareal Asep Kartiwa mengatakan, pelayanan di kecamatan sudah berlangsung sejak 4-6 Juli lalu. kemudian, sejak kemarin (9/7) kebijakan pelayanan permohonan cetak KTP-el dialihkan ke kelurahan-kelurahan. Perubahan kebijakan ini memunculkan peningkatan jumlah pemohon hingga 100 persen lebih dibandingkan saat di kecamatan.

“Sejak hari pertama pendaftaran cetak KTP-el di kecamatan, per harinya jumlah warga yang datang sekitar 250 hingga 300 pemohon. Sedangkan hari ini (kemarin), hari pertama dialihkan di kelurahan, pemohon yang datang ke kelurahan se-Kecamatan Tanahsareal ada 675 pemohon,” bebernya.

Terpisah, Camat Bogor Utara Atep Budiman juga mengakui ada kecenderungan peningkatan jumlah yang signifikan. Meski begitu, hari pertama pendaftaran cetak KTP-el di kecamatan bukan tanpa kendala. Ada warga yang belum tahu informasi tersebut, dan meminta pelayanan cetak KTP-el di kecamatan.

“Kedepannya, kecamatan hanya melayani untuk perubahan data kependudukan, pindah datang dan perekaman data biometrik kependudukan saja,” kata Atep. (Metropolitan)

 

Check Also

Tepati Janji Politik, Sahaja Berangkatkan 7 Warga Bogor Umroh

GUNUNGSINDUR – Tepati janji dimasa kampanye pemilihan Calon Kepala Daerah Kabupaten Bogor periode 2018-2023, Dewan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *