globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Membahayakan Manusia, Volkswagen Tarik 124 Ribu Mobil Listrik

PUBLIKBOGOR – Volkswagen Group pada Selasa (31/07) mengatakan bahwa mereka kemungkinan terpaksa menarik 124.000 mobil listrik dan hybrid karena adanya cadmium (kadmium) dan logam karsinogenik di kendaraan mereka.

“Klarifikasi sedang berlangsung untuk perintah penarikan oleh Otoritas Transportasi Bermotor Jerman,” kata seorang juru bicara Volkswagen, yang mengonfirmasikan sebuah laporan di majalah mingguan Wirtschaftswoche.

Penggunaan kadmium dan logam sendiri umum digunakan dalam peralatan listrik seperti televisi yang telah dilarang di sebagian besar jenis suku cadang mobil.  Kadmium adalah senyawa kimia yang memiliki lambang Cd dan nomor atom 48. Di industri otomotif bahan kimia itu dimanfaatkan untuk pembuatan sistem baterai mobil listrik.

Ihwal penarikan tersebut, karena senyawa Kadmium disebut-sebut berbahaya bagi tubuh manusia dan memuci berkembangnya kanker.

Pemasok yang tidak disebutkan nama perusahaannya itu diduga telah mengirimkan sejumlah pengisi daya baterai yang berisi kadmium, yang telah dipasang di beberapa mobil listrik dan hybrid dari Volkswagen, Audi serta Porsche antara tahun 2013 hingga Juni 2018.

Perusahaan asal Jerman itu mengakui telah mendeteksi masalah dan pada 20 Juli memberi tahu pihak berwenang tentang pengisi daya baterai yang masing-masing berisi 0,008 gram logam tersebut.

Volkswagen mengatakan kepada AFP bahwa sebanyak 124 ribu kendaraan bisa terlibat dalam penarikan itu.

Menurut perusahaan, mobil yang terkena dampak tidak menimbulkan bahaya langsung bagi pengemudi. Sebab mereka menjelaskan bahwa logam itu terisolasi dengan baik dan tidak menyebar ke udara.

Perusahaan meyakini akan segera menyelesaikan masalah ini, dan mobil-mobil yang ditarik akan mendapatkan komponen baru yang diakui bebas kadmium. (CNN)

Check Also

KPK Panggil Ketum PPP Romahurmuziy Kasus Dana Perimbangan

JAKARTA – Penyidik pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)hari ini memanggil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *