globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Tak Terima dianiaya, Korban Laporkan Kades ke Polres Bogor dan KPAI

LEUWISADENG – Seorang Kepala Desa seharusnya memberi perlindungan dan mengayomi warganya. Namun yang terjadi sebaliknya. Aparatur Kepala Desa ini malah terlibat penganiayaan terhadap warganya sendiri yang bernama Anwar Sanusi (15) yang merupakan anak di bawah umur, warga Kampung Kalong Tonggoh RT 02/03 Desa Kalong 2, Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor.

Anwar Sanusi (15) menjadi korban kekerasan Suhanda yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Kalong 2. Korban dan keluarganya mengadukan kasusnya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan melaporkan ke Polres Bogor.

Aceng Kaka korban menuturkan, kejadian penganiayaan terhadap adik saya sudah kami laporkan ke pihak Polres Bogor dan Komisi Perlindungan Anak (KPAI). Agar kasus nya ditindak lanjuti oleh penegak hukum.

“Kami minta keadilan agar perlakuan penganiayaan ini di usut tuntas, jangan ada lagi kekerasan terhadap anak dibawah umur, apa lagi dia itu seorang kepala Desa, Saya sangat prihatin karena pelaku penganiayaan ini justru seorang kepala desa yang semestinya dapat mengayomi masyarakat nya dan paham dengan hukum malah sebalik nya seperti preman melakukan tindak kekerasan fisik terhadap warganya sendiri.

“Pihak keluarga korban sudah melakukan laporan pengaduan ke KPAI untuk meminta agar kasus ini dikawal sampai tuntas. Kami juga minta ada pendampingan dari KPAI kepada korban,” pinta Aceng, (30/18).

Senada Madnur (27) paman korban menginginkam kami proses hukum harus ditegakan, karena dari perbuatan oknum desa, korban ponakanya merasa ketakutan bahkan pihak dari keluarga meminta perlindungan kepada pihak polres Bogor.

Ia berharap dengan adanya pengawalan dari KPAI, pelaku kekerasan kepada anak dibawah umur oleh Kades Suhanda dan anaknya fahrul (anak kepala desa), mendapatkan hukuman sesuai perbuatan nya.

“Kasus ini harus dikawal serius agar menjadi pembelajaran bagi aparat agar tidak lagi memperlakukan warga sewenang wenang, karna kasus penganiayaan ini sudah sering terjadi hingga lima kali terhadap warganya di Desa Kalong 2, semenjak Suhanda menjadi Kades,”bebernya.

Terpisah Dodi Penyidik bagian unit PPA Polres Bogor Saat dikonfirmasi via seluler, membenarkan ada nya pelaporan terkait korban penganiayaan terhadap anak dibawah umur Anwar Sanusi (15) oleh Kades Kalong 2, Suhanda dan putra nya Fahrul (anak kepala desa), ke Polres Bogor

“Saat ini penyidik Unit PPA Polres Bogor masih melengkapi berkas penyidikanya,”Singkat nya melalui pesan watsaps.

Seperti informasi yang diketahui, dalam kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, tersangka pastinya akan dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) dan (2) UU No.35/2014 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 351 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Saat dihubungi publikbogor mencoba mengkonfirmasi via telephone dan menghampirinya di kantor desa, Kepala Desa Kalong 2 Suhanda masih belum bisa ditemui dan belum menjawab.

Wartawan : Agus

Check Also

PDIP dan Golkar Kabupaten Bogor Jalin Kekompakan, Kawal Program Jokowi-Amin

CIBINONG – Dalam pertemuan bertajuk komunikasi politik lintas partai, yang dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *