globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

550 gram Logam Mulia Disita, Dirum PDPPJ Kota Bogor Ditahan

BOGOR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor menetapkan Direktur Umum (Dirum) Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (Pd PPJ) Deni S Harumantakan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana deposito sebesar Rp 15 miliar milik PDPPJ, Senin (3/9/2018).

Diketahui dana Rp 15 miliar yang akan digunakan untuk revitalisasi sejumlah pasar di Kota Bogor didepositokan oleh tersangka di Bank Muamalat Cabang Bogor pada tahun 2015

Diduga sebagian bunga dari hasil deposito tersebut digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bogor, Widiyanto Nugroho mengatakan bahwa DSH tetapkan tersangka dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana penyertaan modal Pd pasar Pakuan Jaya untuk deposito di bank mualamalat Kcp Tajur bank Muamalat Cabang Bogor pada 2015 sebesar Rp 15 miliar.

“Tersangka di panggil sebagai saksi tadi pagi kemudian setelah dilakukan gelar perkara tadi dan eskpose, kami menetapkan tersangka dengan inisial DSH,” katanya saat dikonfirmasi terkait penetapan tersangka di Kantor Kejari Kota Bogor.

Dari hasil penyidikan Kejari Kota Bogor mendapat barangbukti yang diamankan berupa logam mulia total sebesar 605 gram.

Namun atas kesadaran tersangka sendiri menyerahkan kepada penyidik sejumlah 550 gram emas logam mulia

Jika diuangkan emas tersebut setara dengan Rp 312.350.000.

“100 gram berupa emas logam mulia tiga keping, 50 gram emas logam mulia tiga keping dan 25 gram emas logam mulia empat keping, sisanya masih dalam pengembangan pihak penyidik, entah kita peroleh berdasarkan hasil fakta penyidikan atau diserahkan kembali,” katanya.

Widiyanto menjelaskan bahwa modus tersangka adalah dengan mendepositokan dana milih perusahaa  sebesar Rp 15 miliar.

Dari deposito tersebur tersangka mendapat keuntungan bunga.

“Kenapa tersangka ditetapkan sebagai tersangka karena pada tahun 2015  dibulan Juli tersangka mendepositokan uang dana penyertaan modal Rp 15 m kepada bank mualamalat, dan dari hasil pendepositoan ini tersangka memperoleh uang sejumlah dipecah menajadi dua bagian menjadi uang dan logam mulia, bentuk pertama dalam bentuk uang disetor dalam bentuk giro ke PD Pasar Pakuan Jaya, menjadi pemerimaan PD Pasar,” katanya.

Atas perbuatanya DSH disangkakan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 subsadair  pasal 3 lebih sunsaider lagi pasal 8 undang undang nomer 31 tangun 1999 tentang tipikor sebagaimana telah diubah dengan undang-undang no 20 tahun 2001 tentang perubahan undang undang 31 tahun  1999 tentang tindak pidana kasus korupsi.

“Ancamannya minimal 4 tahun maksimal 20 tahun, saat ini dilakukan penahanan kepada yang bersangkutan dititipkan di Lapas  Paledang selama 20 hari kedepan sesuai perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor nomor Print-1759/O.2.12/Fd.1/09/2018 tanggal 03 September 2018,”ujarnya.

Sumber : Tribunnewsbogor

Check Also

Panitia Pilkades Urug Tetapkan Dua Calon Kandidat Kades

SUKAJAYA – Panitia Pilkades Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menggelar penetapan nama bakal calon menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *