globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Bawaslu Kabupaten Bogor Temukan 65. 166 Pemilih Ganda

CIBINONG – Jelang pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019, penyelenggara pemilu Kabupaten Bogor harus melakukan pembenahan yang ekstra, demi mewujudkan pemilu yang jujur, dan bersih. Pasalnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Panitia Kabupaten Bogor menemukan 65.166 suara ganda dalam daftar pemilih sementara untuk Pileg dan Pilpres mendatang.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, hasil pencermatannya ada indikasi 65.166 suara ganda, hal tersebut terdiri dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda, nama, tanggal lahir, hingga alamat yang sama di daftar pemilih.

“Ada juga yang telah meninggal tapi masih ada namanya dalam daftar pemilih, yang pindah domisili ada 302 pemilih, data tanpa NIK ada 1010, dan tanpa NKK ada 1.250,” ujarnya saat dijumpai di kantor KPUD Kab. Bogor, (13/9).

Maka dari itu, jelas Burhan, hari ini sesuai dengan jadwal terkahir sebelum ditetapkan sebagai daftar pimilih tetap (DPT), pihaknya menginginkan adanya pencermatan kembali dengan KPUD dan peserta pemilu.

“Hasil rekom pemilih ganda, kita ingin tahu bagaimana sikap KPUD Kab. Bogor,” jelasnya.

Menurutnya, Bawaslu tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan, untuk dihapus atau tidak, namun bagi Burhan usai dilakukan pencermatan akan dikawal, untuk melahirkan legitimasi pemilu.

“ini kesalahan sistem. Tapi kita ingin DPT bersih,” terangnya.

Pria berpeci hitam ini membeberkan, seperti kasus di Kecamatan Sukamakmur yang kedapatan ada 36 nama yang sama, alamat yang sama dan NIK yang sama. Atas kejadian tersebut, Ia berharap peserta pemilu harus jeli dalam persoalan tersebut.

“Temen-temen parpol harus kritis, ini buat kepentingan meraka, jangan sampai acuh yang ujung-ujungnya mempersalahkan data yang sudah di input,” harapnya.

Terkait adanya penurunan pemilih di kabupaten Bogor, ia beranggapan pemilih di pilkada dengan pileg dan pilpres akan berkurang, lantaran adanya pemilih ganda yang ditemukan.

“Mungkin bisa berkurang dari DPT saat Pilkada kemarin,” tuturnya

Sementara itu, Komisioner KPUD Kabupaten Bogor Erik Fitriyadi mengungkapkan, rekomendasi Bawaslu terhadap pemilih ganda akan ditindaklajuti, dan kalau pun nanti terlihat ganda maka akan dihapus.

“Makanya kita hari ini gelar rapat pencermatan dan penetapan, jika keputusannya dihapus maka akan dihapus, dan itu nanti dibacakan hasilnya,” timpalnya.

Erik menambahkan, adanya pemilih ganda seperti  pemilih yang meninggal namun masih ada, lantaran masih mengikuti pemelih berkelanjutnan 2014 yang tidak bisa dihapus.

Wartawan : Mul

Check Also

Panitia Pilkades Urug Tetapkan Dua Calon Kandidat Kades

SUKAJAYA – Panitia Pilkades Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menggelar penetapan nama bakal calon menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *