globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Hendak Tawuran, 98 Pelajar Digiring ke Polsek Gunungputri

GUNUNGPUTRI – 98 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berniat melakukan tawuran kemarin sore di depan Gerbang Tol Gunungputri berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Gunungputri.

Kapolres Bogor AKBP A M Dicky P G mengatakan, memang banyak anak-anak sekolah yang nongkrong, kemudian melakukan tawuran diwilayah Kabupaten Bogor ini. Kali ini, 98 siswa tersebut berasal dari enam sekolah.

“Dari enam sekolah yang terjaring, hanya ada satu sekolah yang berasal dari Kabupaten Bogor, sedangkan lima sekolah lainnya berasal dari luar Kabupaten Bogor,” katanya kepada awak media di Mapolsek Gunungputri, (18/9).

Ia menjelaskan, para siswa ini berasal dari empat sekolah yang ada di Kota Bogor, dan satu sekolah Kota Depok. Menurutnya, dari hasil observasi pihak kepolisian, para siswa yang hendak tawuran ini ingin menunjukan eksistensinya untuk menyerang sekolah-sekolah tertentu.

“Hal ini dimotori oleh para alumni di sekolah tersebut,” jelasnya.

Ia menerangkan, senjata tajam (sajam) sudah disediakan oleh para alumninya, bahkan ada iuran yang dimotori oleh para alumni untuk memfasilitasi tawuran ini. Hal ini juga riskan masuknya narkoba, dan minuman keras (miras) dikalangan pelajar.

“Kami sudah mengantongi nama-nama alumni yang menggerakkan tawuran ini, dan akan kami proses,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunungputri Kompol Yudi Kusyadi mengungkapkan, awalnya kemarin sore sekitar pukul 17:30 WIB Bhabinkamtibmas Desa Gunungputri menerima informasi dari warga Gang Asem, RT 02/12, Desa Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, mengenai banyaknya siswa sekolah yang berkumpul di lapangan sepak bola Gang Asem.

“Bhabinkamtibmas melaporkan hal ini pada kapolsek, dan kapolsek memerintahkan petugas piket fungsi untuk merapat ke lokasi,” ungkapnya.

Menurutnya, petugas mengamankan para siswa tersebut ke Polsek Gunungputri untuk didata, dan dimintai keterangan. Dari hasil pendataan, ada 21 siswa SMK YAPIS, 39 siswa SMK YKTB, 7 siswa SMK YATEK, 15 siswa SMK MEKANIKA, 4 siswa SMK TRI DAYA, dan 12 siswa WIJAYA KUSUMA Depok.

“Para siswa dari SMK YKTB, SMK YAPIS, SMK YATEK, dan SMK MEKANIKA menyewa dua bus untuk berangkat ke Gunungputri seharga Rp600 ribu,” tuturnya.

Yudi menuturkan, empat SMK dari Kota Bogor tersebut sudah janjian dengan SMK PGRI 2, SMK Karya Nugraha, SMK Bina Warga, dan SMKN 2 Kota Bogor untuk melakukan tawuran di depat Gerbang Tol Pojok Gunungputri sekitar pukul 18:00 WIB.

“Alasan mereka tawuran karena siswa SMK Karya Nugraha sering mengejek siswa SMK YAPIS, SMK TRI DAYA, dan SMK TRI DAYA KUSUMA yang berdomisili disekitar Cileungsi, dan Klapanunggal,” paparnya.

Dirinya menambahkan, pihak kepolisian bersinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar.

Wartawan : Daus

Check Also

Google Luncurkan Ponsel Harga Rp 99 Ribu, Dipasarkan di Alfamart

PUBLIK BOGOR – Vice President of Engineering Google Assistant, Scott Huffman mengatakan akan mengeluarkan ponsel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *