globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Jaro Ade: Sertifikat Gratis di Era Jokowi Bukti Nyata Pemerintah Bahagiakan Rakyat

CIBINONG-Ribuan sertifikat tanah yang dibagikan Presiden RI Joko Widodo kepada masyarakat di Kabupaten Bogor, terus menuai pujian dan dukungan dari berbagai kalangan. Seperti yang dilontarkan  Ketua Tim Koalisi Partai Politik Pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin Kabupaten Bogor, H. Ade Ruhandi. Menurutnya, penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini sangat bermanfaat. Sebagai bentuk sah kepemilikan masyarakat terkait kebutuhan pokoknya dalam hal ini tempat tinggal, sawah, hingga perkebunan milik rakyat.

“Kemarin kita saksikan Pak Jokowi kembali menyerahkan 7000 ribu sertifikat tanah untuik masyarakat di Kabupaten dan Kota Bogor, sebagai saksi bukti keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya,” kata Jaro Ade sapaan akrabnya saat ditemui Publik Bogor disalah satu pusat perbelanjaan yang ada di kawasan Cibinong, (26/9). Tak hanya itu, tambah dia, para relawan maupun kader partai pun berharap program pemerintah tentang pembagian gratis sertifikat tanah yang dikomandoi mantan walikota Solo itu bisa terus dipertahankan. “Yang jelas sebagai warga Kabupaten Bogor saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Presiden Jokowi beserta jajarannya, karena ini merupakan program nyata pemerintah dalam membahagiakan rakyatnya,” tegas ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor tersebut.

Dirinya yakin, Pak Jokowi akan terpilih kembali menjadi presiden RI bersama dengan KH. Ma’ruf Amin demi mensejahterakan dan membahagiakan masyarakat Indonesia. Apalagi, banyak kerja nyata yang pro terhadap rakyat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan terhadap masyarakat, hingga pembangunan berbagai objek vital negara.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 7.000 sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten dan Kota Bogor, Jawa Barat di lapangan luar Stadion Pakansari, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, (25/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam sambutannya, Kepala Negara kerap mendengarkan keluhan masyarakat tentang sengketa lahan dan konflik agraria saat melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah di Tanah Air.

“Karena dari 126 juta bidang yang harusnya bersertifikat baru ada 46 juta. Itu berarti masih kurang 80 juta bidang tanah yang harus disertifikat oleh pemerintah. Setiap tahun saya cek kita hanya keluar sertifikat 500 ribu masih kurang 80 juta, berarti menunggu 100 tahun,” kata Jokowi. Itu sebabnya, lanjut dia, pemerintah menargetkan penerbitan 5 juta sertifikat tanah pada 2017 dan 7 juta sertifikat pada 2018, dan 9 juta sertifikat tanah untuk rakyat pada 2019.

“Caranya gimana pak? Caranya Pak Menteri harus mikir pokoknya keluar 5 juta mau kerja pagi sampai tengah malam, Sabtu Minggu silakan. Alhamdulillah bisa. Tahun depan 7 juta caranya? Saya yakini bisa. Tahun depan 9 juta. Kita harus dikejar diberi target nyatanya harus bisa,” ucapnya. Jokowi mengingatkan, agar penerbitan setifikat tanah yang diberikan secara gratis untuk masyarakat ini dapat dijaga oleh pemiliknya dengan baik. Tak lupa, ia mengingatkan agar sertifikat tanah tersebut difotokopi lantaran untuk menjaga apabila sertifikat tersebut hilang.

“Kemudian kalau sudah pegang sertifikat banyak yang ingin disekolahkan. Betul? Ya enggak apa-apa wajar. Tapi kalau mau dipakai agunan jaminan ke bank tolong dihitung, dikalkulasikan bisa mencicil enggak setiap bulan, kalau tidak, sebaiknya jangan,” tandasnya.

Wartawan: Mul

 

Check Also

Korlap PKH Disebut Intimidasi Warga

CARINGIN – Pilkades Cinagara, Ke­camatan Caringin, Kabupaten Bogor akan berlangsung pada 28 Oktober. Sejak awal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *