globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Dinas Pertanian Panen Padi Bersama Poktan Sukajaya

SUKAJAYA – Lahan sawah penangkaran benih padi inpago 12 dan inpari 43 seluas 1,5 hektar diblok jembar milik kelompok tani (Poktan) Aneka Tani di Kampung Cibuluh Desa Harkat Jaya Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, menjadi saksi hasil panen padi varietas inpago 12 yang mencapai produksinya sebesar 6,4 ton perhektar dan inpari 43 berdasarkan ubinan yang dilakukan dengan hasil panen produksi sebesar 9,2 ton perhektar, Selasa (30/10).

Para petani di Cibuluh ini terbilang sangat berhasil melaksanakan panen raya padi tersebut. Dan ini merupakan berkat pendampingan petugas Penyuluh Pertanian BPP Wilayah II Cigudeg yang selalu memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para kelompok tani yang ada didesa harkat jaya kecamatan Sukajaya.

Pendampingan yang dilakukan oleh Petugas Penyuluh Lapangan di UPT Pertanian BPP Wilayah II Cigudeg ini, merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan dalam rangka mendukung dan mensukseskan swasembada pangan di wilayah Khususnya di Kecamatan Sukajaya.

Kordinator Penyuluh Kabupaten Bogor Asep Ahdiyat mengatakan, dalam pelaksanaan panen raya kali ini, areal tanaman penangkaran padi yang dipanen seluas 1,5 Hektar dengan jenis padi varietas inpago 12, dan inpari 43 dengan hasil panen produksi mencapai 6,4 ton inpari 12 dan inpari 43 mencapai 9,2 ton perhektarnya.

Capaian panen padi di area blok jembar milik kelompok tani aneka tani kali ini terbilang cukup memuaskan dan hama padi di areal pertanian yang dikelola sangat minim dibanding tahun kemarin.

“Ini berdasarkan hasil ubinan dari varietas inpago 12 dan produksinya sebesar 6,4 ton per hektar,”terangnya Kemarin.

Selain itu kata Asep, produktivitas inpago 12 cukup tinggi, diharapkan agar para petani di saat musim kemarau supaya menanam menggunakan varietas inpago 12, karna jenis varietas inpago 12 ini dapat di panen walaupun lahan sawah disaat kekeringan.

“Saya anjurkan untuk para petani agar melakukan penanaman menggunakan varietas inpago 12 untuk tadah hujan, disaat lahan sawah kekeringan inpago 12 ini cocok disaat musim hujan dan kemarau,”bebernya.

Menurut Asep, Inpago 12 ini sangat cocok ditanam dilahan sawah tadah hujan yang sering kekeringan dimusim kemarau. Jadi dimusim kemarau pun petani dapat menanam padi dengan menggunakan varietas inpago 12. Namun untuk lahan sawah yang ada airnya lebih cocok dianjurkan untuk ditanam pergiliran varietas inpari 43, inpari 32 dan inpari 31.

“Ketiga varietas ini sangat cocok ditanam di areal lahan sawah yang bannyak airnya, kususnya diwilayah Sukajaya,”ungkapnya.

Senada dikatakan Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Wilayah II Cigudeg Agus Setiadi, bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan petugas Penyuluh ini, merupakan upaya khusus ketahahanan pangan dalam mendukung dan mensukseskan swasembada pangan di wilayah.

Pendampingan ini tidak hanya saat panen saja, namun dimulai sejak pengolahan lahan, masa tanam, perawatan hingga panen tiba.

Dengan adanya acara panen raya padi ini diharapkan dapat memberikan motivasi pada para petani untuk tetap meningkatkan produksi pertanian sehingga tercapainya ketahanan pangan di Kabupaten Bogor serta dapat memberikan kontribusi program swasembada Pangan.

“Karna tanpa itu semua program swasembada pangan sangat sulit tercapai,”harapnya.

Sementara itu Ketua Poktan Aneka Tani A. Jajat mengungkapkan, rasa syukurnya atas hasil panen kali ini yang lebih baik dari panen sebelumnya. Peningkatan panen padi yang dihasilkan ini, menurutnya lantaran adanya pendampingan tata cara bertanam padi yang terukur dan terjadwal.

“Saya harap kerjasama seperti ini bisa terus dipertahankan, mudahan kedepan terus dilanjutkan,”pungkasnya.

Wartawan : Agus

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *