globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Hijaber Cantik Jadi Tumbal Truk Tambang Parungpanjang

PARUNGPANJANG – Jalur tengkorak di wilayah tambang yang terletak diantara tiga kecamatan yakni, Kecamatan Rumpin, Tenjo, dan Parungpanjang kembali memakan tumbal. Kali ini, tumbalnya pun hijaber cantik bernama Dita Amelia (22), gadis asal Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Putri pasangan Dayat dan Mumun ini, harus merelekan anak bungsunya tersebut menjadi korban buasnya truk tambang di Jalan Sudamanik- Parungpanjang, yang selama ini kerap dicap jalur ‘tengkorak’. Dita tewas diseret truk usai diantar sang pacar, tepat di depan rumahnya.

Ketua RT 03 Sangsang menja¬barkan detik-detik kematian Dita yang berlangsung tragis. Seperti biasanya, Minggu (21/10) malam, Dita diantar pulang kerja oleh sang pacar. Baru juga turun dari motor yang ditung¬gangi sang pacar dan hendak menyeberang, sebuah truk tron¬ton yang melaju kencang mena¬brak putri bungsu Mumun dengan Dayat itu.

Tubuh Dita ikut terseret truk hingga meregang nyawa, tepat di hadapan kekasihnya, di depan rumahnya sendiri. ”Waktu itu truknya memang ugal-ugalan, sampai korban meninggal di lokasi. Soalnya tubuhnya ikut keseret,” kata Sangsang.

Ia pun tak menyangka Dita yang selama ini dikenal baik dan pe¬kerja keras itu meninggal dengan cara tragis. “Tadi jam tujuh sudah dimakamkan di dekat rumah,” tutur Sangsang.

Sementara informasi yang di¬himpun berdasarkan keterang¬an polisi, sebelum terjadi ke¬celakaan lalu lintas, kendaraan Dump Truck Mitsubishi Tronton B 9204 BYW bergerak di lajur kanan. Sedangkan di lajur kiri sedang dalam pengecoran dari arah Sudamanik menuju Parung¬panjang. Setibanya di TKP, melin¬tas penyeberang jalan, Dita Amelia.

”Korban yang menyeberang dari kiri jalan dari arah Sudama¬nik menuju Parungpanjang ter¬serempet, terjatuh, sehingga terlindas ban depan kanan. Maka terjadi kecelakaan lalu lintas,” beber Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasbi Ristama.

Akibatnya, sambung dia, karya¬wati swasta itu mengalami luka berat di pinggang hingga mening¬gal dunia di TKP. Jasadnya pun langsung dibawa ke rumah duka. “Pengemudi Dump Truck Mitsubishi Tronton B 9204 BYW atas nama Dedi Yusuf (17) war¬ga Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang. Untuk sopir sudah kami amankan dan di¬bawa ke polres untuk kami pro¬ses,” tutur Hasby.

Sementara itu, kematian Dita membawa duka tersendiri bagi anggota DPRD Kabupaten Bogor Egi Gunadhi Wibhawa yang juga pendiri SMK Bina Putra Man¬diri (BPM). Sebab, Dita tercatat sebagai alumni SMK BPM ang-katan ke-7 yang tak lain murid¬nya sendiri saat menjabat ke¬pala SMK BPM pada 2007-2013.

Egi yang ikut dalam proses pe¬makaman Dita menjelaskan bahwa korban sempat kaget saat melihat truk melaju kencang. “Korban saat menyeberang kaget setelah truk kencang tidak teru¬kur. Hingga korban terseret dan meninggal di lokasi tersebut. Karena kondisi jalan sebelahnya belum dicor, itu yang saya dapat keterangan dari saksi,” jelas Egi.

Sebagai bentuk simpati dan ungkapan belasungkawa, Kelu¬arga Besar Bina Putra Mandiri dan masyarakat Parungpanjang menggelar salat Hajat dan doa bersama di depan Lapangan Ke¬camatan Parungpanjang, Senin (22/10). Doa itu ditujukan untuk almarhumah Dita serta alumni SMK BPM dan korban lainnya yang jadi korban jalur ‘tengkorak’ tersebut.

Wartawan: Demul

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *