globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Komisi III Sidak Dua Pabrik Loundry di Gunungputri

GUNUNGPUTRI – Menindaklanjuti keluhan masyarakat soal Sungai Cileungsi yang menghitam, dan mengeluarkan aroma tak sedap, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mendatangi dua perusahaan loundry yang berada di Kecamatan Gunungputri.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal mengatakan, ada beberapa temuan dari kegiatan hari ini. Meski demikian, hal ini telah diawasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kami di Komisi III DPRD Kabupaten Bogor ingin perusahaan-perusahaan menaati aturan yang berlaku dalam melaksanakan kegiatan usahanya,” katanya kepada Publik Bogor, (17/10).

Dirinya menjelaskan, dua perusahaan loundry yang disidaknya tersebut yakni CV Kurnia Makmur, dan PT Joenmode Pasirindo, yang berada di Kampung Cikuda, RT 02/07, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, memang telah memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Mungkin, setelah diolah tidak semuanya mulus di hasil akhirnya (air limbah hasil pengolahan. red),” jelasnya.

Menurutnya, kedua perusahaan tersebut telah diperiksan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, dan telah disegel sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut dalam pengawasan.

“Saya berharap, semua perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor ini diberikan pembinaan yang intensif oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar tidak lagi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, atau melanggar aturan,” harapnya.

Sementara itu, Penanggungjawab CV Kurnia Makmur, Febri mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pengolahan air limbah dari hasil produksinya sebelum dibuang.

“Ini hasil akhir pengolahan air limbah kami, dan kami mengolah limbah ini sesuai dengan prosedur,” ungkapnya sambil menunjukan air dari hasil pengolahan limbah.

Saat ditanya penyegelan yang dilakukan oleh Satpol PP, Febri menerangkan, saat itu dirinya sedang tidak ada di perusahaan, dan mungkin Satpol PP menganggap bahwa proses pengolahan air limbah ini tidak sesuai dengan baku mutu, padahal sudah sesuai.

“Perizinan kami sudah ada semuanya,” terangnya.

Senada, HRD PT Joenmode Pasirindo Desi menuturkan, dalam sidak kali ini DPRD Kabupaten Bogor memberikan ruang pada pihak perusahaan untuk memperbaiki segala kekurangan sesuai dengan regulasi yang ada.

“Kami sangat menerima dengam baik kunjungan ini, karena ini merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Bogor,” singkatnya.

Wartawan : Daus

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *