globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Muspika Cigudeg Minum Obat Filariasis Bersama Warga

CIGUDEG – Untuk mengantisipasi penyakit Kaki Gajah, Muspika Cigudeg bersama Puskesmas dan Pemerintah Desa Sukaraksa menggelar kegiatan bulan eleminasi kaki gajah (Belkaga) dengan mencotohkan meminum obat pencegah penyakit menular tersebut secara simbolis.

Kepala UPT Puskesmas Cigudeg Anang Sujana mengatakan, kegiatan ini merupakan program Nasional dan ini yang ke empat kali nya dilakukan oleh Puskesmas Cigudeg.

“Kegiatan program Belkaga ini mengulang yang tahap ke empat dari tahun 2015 hingga tahun 2018 tahun ini dan juga merupakan program nasional yang dilakukan serentak pada bulan oktober ini,”ujar Anang kepada wartawan Rabu (17/10/2018).

Anang menjelaskan, target sasaran Belkaga diwilayah Puskesmas Cigudeg yang terdiri dari 15 Desa dan 124 Pos Belkaga dengan total sasaran sekitar 113.493 dan dilaksanakan secara serentak diseluruh indonesia.

“Untuk sasaran Belkaga di bagi 3 kategori usia, yang pertama usia 2 – 5 tahun, 6 -14 tahun, dan 15 – 70 tahun untuk ikut minum obat kaki gajah ini. Namun bagi ibu yang menyusui, ibu hamil, balita dibawah usia 2 tahun dan warga yang sedang sakit tidak dianjurkan untuk ikut meminum obat kaki gajah ini,”jelasnya.

Selain itu Anang menambahkan, kegiatan pencanangan pemberian obat filariasis ini melibatkan seluruh kader posyandu di setiap desa, sehingga upaya ini dapat mencapai target 85 persen dalam mensukseskan program nasional belkaga ini.

Intinya, pemberian obat filariasis ini untuk mengantisipasi adanya penderita kaki gajah, maka kita juga mengharapkan kepada seluruh kader dan perangkat desa agar bersama-sama untuk meminum obat filariasis bersama masyarakat.

“Masyarakat diharapkan agar tetap mengkonsumsi obat filariasis yang diterimanya,” pintanya.

Sementara itu Camat Cigudeg Acep Sajidin menuturkan, latar belakang program Belkaga ini merupakan bagian dari pencegahan, karena ini program Nasional dan dilaksanakan secara serentak disetiap daerah diwilayah Indonesia.

“Oleh karena itu saya menghimbau untuk antisipasi pencegahan kaki gajah ini masyarakat diharapkan untuk meminum obat kaki gajah ini, agar diwilayah Kecamatan Cigudeg ini bebas dan tidak ada lagi masyarakat yang terjangkit penyakit kaki gajah,” imbuh Acep.

Dirinya pun berharap, program Belkaga ini dapat dilakukan oleh semua kelompok sasaran karena untuk mencegah penyakit tersebut. karena sudah terjangkit sulit untuk diobati.

“Untuk sementara diwilayah Kecamatan Cigudeg sendiri tidak ada warga yang terjangkit penyakit kaki gajah ini, kalaupun ada warga yang terjangkit penyakit itu, pastinya pemerintah desa segera berkordinasi dengan pihak Puskesmas Cigudeg untuk segera dilakukan penanganan secara serius,”tegasnya.

Selain itu Acep menambahkan, bahwa yang terpenting semua unsur ikut terlibat dalam mensukseskan kegiatan program  pencanangan Belkaga tahap ke 4 ini.

“Kami harapkan semua kades dan kader posyandu di 124 pos Belkaga yang tersebar di 15 desa dapat ikut serta dalam pencanangan pemberian obat filariasis kegiatan Belkaga,  sehingga target pemberian obat filariasis (Kaki Gajah) ini kepada masyarakat dapat tercapai,” pungkasnya.

Wartawan : Agus

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *