globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

7 Orang Korban JT 610 Warga Bogor

BOGOR – Jumlah warga Bogor yang menumpang pesawat Lion Air JT-610, yang terjatuh di perairan Kabupaten Karawang, Senin (29/10), kembali bertambah. Dari yang sebelumnya berjumlah lima orang, menjadi tujuh orang.

Perinciannya empat orang asal Kota Bogor dan tiga orang dari Kabupaten Bogor. Para korban itu terdiri dari Darwin Harianto, Arif Yustian, I Gusti Ayu Metta Kurnia, Ubaidillah Salabi, Ambo Malibone Hasanudin M., dan Rumadi Ramadhan.

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, turut belasungkawa atas musibah yang menimpa para korban.

”Doa kita agar almarhum/almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah Swt. Dan keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi musibah yang berat ini,” ujarnya.

Hingga tadi malam pihak keluarga belum mendapatkan informasi terkait jenazah para korban. Seperti yang diungkapkan Bilal Alhanifi adik dari korban Ubaidillah Salabi yang tinggal di Perumahan Ciluar Asri, Blok D4 No 16, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

”Belum dapat informasi (korban). Sampai sekarang masih lihat perkembangannya dari berbagai media. Kalau nanti ada kabar terkini, ya Insya Allah kita lakukan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Kondisi yang sama juga diungkapkan keluarga korban Rumadi Ramadhan. Warga Taman Griya Asri, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor itu, diketahui menjadi satu dari 189 penumpang burung besi jenis Airbus Boeing 737 Max 8 itu. “Istri korban saat ini masih di RS Polri untuk diambil tes DNA,” ujar mertua korban Tati Suryatinah saat ditemui koran ini.

Tati mengatakan, pihak asuransi dari Jasa Raharja sempat mendatangi rumah korban untuk meminta sejumlah data-data yang dibutuhkan. Kabarnya, Jasa Raharja juga memberikan informasi terkait hak-hak santunan yang akan ia terima. Namun, ia tak menyebut berapa nilai santunan tersebut.

“Sejak hilang kontak kemarin kami masih belum dapat kepastian kabar lagi. Mudah-mudahan saja yang terbaik. Kita sudah siap dengan kabar apa pun,” jelas Tati.

Berdasarkan manifes, Rumadi duduk di kursi 123. Bapak tiga anak itu menempuh perjalanan ke Pangkal Pinang sebagai tenaga ahli baja.

Sumber : Radar Bogor

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *