globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Alasan BUMD Sayaga Sanggup Mengambil Alih Sejumlah Objek Wisata

CIBINONG –Alasan BUMD PT Sayaga Wisata yang sudah hampir tiga tahun berdiri belum juga sanggup mengambil alih sejumlah objek wisata di Kabupaten Bogor, selain karena aspek sosial juga alasan sejarah didirikannya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Sujana meyakinkan promosi langsung itu sangat efektif mengubah persepsi wisatawan asal Timur Tengah mengenai pariwisata di kawasan Puncak. “Disbudpar berencana melakukan promosi langsung di Jeddah, Arab Saudi, sekitar November 2018,” katanya. Jajaran dinas terkait juga saat ini masih mematangkan konsep promosi yang efektif untuk kegiatan tersebut.

“Sebab, jumlah wisatawan asing yang datang ke Kabupaten Bogor sepanjang 2017 mencapai sekitar 700.000 orang. Sebagian besar di antaranya berasal dari negaranegara Timur Tengah,” ungkap nya. Sayangnya, sebagian wisatawan asing itu diakui lebih mengenal Puncak sebagai tujuan wisata prostitusi. “Nah , anggapan ini jelas cukup merugikan masyarakat dan pemerintah daerah yang telah meng eluar – kan banyak biaya untuk mempromosikan potensi pariwisata positif di sana,” tutur – nya. Menurut Ketua Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Bogor Zainal Syafruddin, potensi pariwisata yang saat ini bisa dipromosikan pada wisatawan asing adalah wisata olah raga golf. Bahkan, industri pariwisata tersebut mendapat predikat terbaik tingkat Asia.

“Penghargaan bergengsi itu dari Asosiasi Golf Asia. Kita dapat penghargaan itu di Vietnam tahun kemarin,” katanya. Penghargaan tersebut meliputi 11 venue yang ada di Kabupaten Bogor, manajemen pengelolaan serta harga yang lebih murah dibandingkan tempat serupa di negara lain. HOD Marcomm Taman Safari Indonesia Yulius Suprihardo mengatakan, sebagai salah satu pengelola objek wisata di Puncak, pihaknya sangat mendukung penuh jika pemerintah serius menggarap kawasan Puncak untuk meningkatkan PAD. Menurut dia, infrastruktur penunjang dan kebijakan lain harus diperhatikan agar wisatawan mau berkunjung ke Puncak.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyoroti tentang rawan longsor yang kerap menjadi hambatan para pengunjung mengakses kawasan Puncak. Belajar dari pengalaman longsor yang terjadi di jalur Puncak pada 5 Februari 2018 sangat merugikan, terlebih kebijakan penutupan jalur selama proses perbaikan. Pemerintah saat itu menutup jalur Puncak selama 16 hari untuk proses perbaikan. Yulius menuturkan, akibat penutupan tersebut jumlah pengunjung ke taman wisata sempat tergerus 60%. “Otomatis pendapatan tiket masuk juga turun 60%,” katanya.

Meski jumlah pengunjung turun drastis, manajemen Taman Safari tidak memberikan potongan tarif masuk. Manajemen taman wisata ini tetap membanderol tarif masuk normal, yakni Rp180.000 per orang serta tarif parkir Rp20.000 per kendaraan. “Dalam kondisi normal, Taman Safari dikunjungi ribuan pengunjung per hari. Saat akhir pekan jumlahnya bisa melonjak lebih dari dua kali lipatnya,” ujarnya. Sementara itu, sejumlah kalangan masyarakat juga berharap pemerintah serius menata kawasan Puncak dengan tujuan menjadikan kawasan Puncak sebagai destinasi wisata unggulan.

Sumber : Sindonews

Check Also

Pemkot Bogor Buat Perda Ketahanan Keluarga

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor berencana menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Langkah tersebut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *