globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Ditelan kali Cikaniki, Dua Orang Ditemukan Kondisi Meninggal

LEUWILIANG – Hilangnya dua warga di Kali Cikaniki, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (24/11), masih menjadi misteri. Jasad Budi Arsanto (33) dan Ahmad Tazil (32) masih belum ditemukan setelah hanyut di Kali Cikaniki saat hendak menolong temannya, Edi Gunawan (35). Padahal sudah dua hari tim gabungan dari Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengerahkan pasukannya mencari korban.

Jauh-jauh datang dari Tangerang, Edi, warga Kampung Surbakti, RT 01/01, Kelurahan Tanjungburung, Teluknaga, Tangerang, tewas ditelan Kali Cikaniki. Sementara dua rekannya yakni Budi dan Ahmad belum berhasil ditemukan. Tim gabungan yang dikerahkan Basarnas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama Tagana, Polmas, Pandawa dan Tim Rafting Masyarakat, hingga Minggu (25/11/2018) tidak berhasil menemukan dua jasad asal Tangerang tersebut.

Proses pencarian korban yang dilakukan di sekitar muara antara Kali Cianten dan Cikaniki, Bojongabuya, RT 02/12, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pun masih terus dilakukan.

Ketua Bidang Operasional Polmas Bogor Raya, Surya, menga¬ku masih melakukan pencarian korban yang belum ditemukan yakni Budi Arsanto dan Tazil.

Pencarian, lanjutnya, dimulai dari sekitaran Jembatan Jengkol lalu ke Tempat Kejadian Musibah (TKM) sampai ke daerah Cidokom. ”Masih terus dilakukan penyisiran untuk menemukan dua korban yang hanyut. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kedua korban yang hilang bisa ditemukan,” katanya, Minggu (25/11/2018).

Ia menambahkan, proses penyisiran akan dihentikan sementara bila hujan turun dengan deras dan debit air di atas 50 cm. Sebab bila proses penyisiran tetap dilakukan ketika hujan turun dan debit air di atas 50 cm, maka hal tersebut sangat berisiko.

”Dalam proses penyisiran, kami berkoordinasi dengan pen¬jaga Bendung Cisadane dan Cisadane Empang. Sementara mengenai arus, cenderung sedikit karena hanya ada tiga titik arus jeram dari sekitaran TKM sampai Cidokom,” jelasnya.

Lainnya, Surya mengatakan, bakal diturunkan enam sampai tujuh perahu dalam proses pencarian dua korban yang hilang. ”Nanti akan saya beri kabar lagi untuk informasi selanjutnya,” tutur Surya.

Sebelumnya, tiga orang terse¬ret arus di muara antara Kali Cianten dan Cikaniki, Bojonga¬buya, RT 02/12, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (24/11/2018) sekitar pukul 09:00 WIB.

Satu korban, Edy Gunawan, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian itu berawal ketika Edy terpeleset dan jatuh ke kali saat sedang berlibur bersama Budi, Tazil dan dua temannya, Wanda dan Hayus.

Ketika Edy terpeleset, keempatnya berusaha menolong Edy. Namun ketika hendak menolong Edy, Budi dan Tazil ikut hilang terseret arus kali. Sedangkan Hayus dan Wanda berhasil mengendalikan diri hingga selamat.

Wartawan : Agus

Check Also

22 Makam di Sukabumi Tergerus Longsor

PUBLIK BOGOR – Bencana longsor terus-terusan menerjang sejumlah lokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Bencana tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *