globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Masa Akhir Jabatan, Bupati Bogor Sisakan Proyek Mandek

CIBINONG – Menjelang masa pensiun sebagai Bupati Bogor akhir Desember 2018, Nurhayanti masih ‘terkurung’ dalam proyek besar pengerjaan renovasi Masjid Baitul Faidzin. Sejak dikerjakan pada tahun 2016, proyek di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bogor tersebut tak kunjung rampung sampai saat ini.

Pekerjaan yang belum selesai yakni bagian interior dan lanskap masjid. Sementara bangunan masjid telah rampung akhir 2016 lalu.

Tak ingin meninggalkan luka, Nurhayanti yang didampingi Sekretaris Daerah, Adang Suptandar dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Yani Hassan, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) proyek senilai Rp 2,7 miliar tersebut, Selasa (4/12). Kata dia, itu dilakukan untuk memastikan progres pembangunan.

“Saya cuma mau memastikan progres pembangunannya. Bangunan masjid sih sudah selesai, cuma lanskap dan interiornya yang belum,” kata Nurhayanti, (4/12/2018).

Dia mendorong PT Kolam Intan Prima selaku penyedia jasa untuk menyelesaikan pekerjaan interiornya tepat waktu yakni 26 Desember 2018. Begitu juga dengan rehabilitasi lanskap masjid yang menelan biasa Rp1,7 miliar yang dikerjakan CV Trinaya Bersinar.

“Saya harapkan selesai tepat waktu ya. Mudah-mudahan cuaca juga mendukung,” ungkap Nurhayanti.

Sementara, selama Masjid Baitul Faidzin direnovasi, masyarakat dan pegawai Pemkab Bogor diarahkan ke Gedung Serbaguna II Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor untuk melakukan ibadah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Yani Hassan menerangkan, pengerjaan lanskap dan interior masjdi sedikit keteteran lantaran kedua paket pekerjaan tersebut sempat dua kali gagal lelang.

“Sempat dua kali gagal lelang. Setelah mendapat pemenang, pekerjaan baru dimulai Oktober 2018 kemarin,” kata Yani yang ikut mendampingi Nurhayanti.

Melihat kondisi tersebut, Yani pesimis pekerjaan renovasi masjid bisa selesai tepat waktu, terlebih bagian lanskap dengan tanah merah dan paving blok yang masih berantakan.

Namun, dia meminta penyedia jasa tetap meningkatkan porsi pekerjaan, baik waktu dan tenaga pekerjanya.

“Itu mutlak. Karena kalau tidak selesai tepat waktu akan kena denda,” tegas Yani.

Dia pun tidak bisa memastikan kapan Masjid Baitul Faidzin bisa digunakan masyarakat. “Waktu pembangunan fisik selesai, sebenarnya bisa dipakai, tapi ada renovasi interior jadi ditutup lagi. Saya harap masyarakat bersabar,” tuturnya.

Wartawan : Mul

Check Also

22 Makam di Sukabumi Tergerus Longsor

PUBLIK BOGOR – Bencana longsor terus-terusan menerjang sejumlah lokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Bencana tanah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *