globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Reklamasi Indocement, Hidupkan Ribuan Warga

CIREBON – Kembalikan fungsi lahan hasil tambang menjadi lahan produktif Pt. Indocement Tbk kembali mengembangkan 9 embung pengendapan yang berada di seluruh lokasi pabriknya dengan kapasitas lebih dari 864 ribu meter kubik.

Hal tersebut berguna untuk irigasi bagi sawah masyarakat di sekitar lokasi, dengan kapasitas tersebut tersuebit dapat dirasakan manfaatnya kurang lebih 2.500 masyarakat untuk kegiatan rumah tangga.

“Apa yang kami lakukan di area tambang dan area penyangga ini, bukan saja sekadar memenuhi perundangan yang ada, tetapi bahkan melampauinya.” ujar Direktur Indocement, Antonius Marcos kepada awak media, (24/01).

Embung sendiri kata Marcos, ada enam buah embung pengendapan, tiga diantaranya berada di wilayah area tambang dengan total 11 hektar dan kapasitas 220 ribu meter kubik. Tiga embung lainnya berada di beberapa lokasi dengan total luas 5,5 hektar dan kapasitas mencapai 110 ribu meter kubik.

“Karena yang kita jalankan adalah aturan dari Keputsan mentri (kepmen) ESDM/1827/K/30/MEN/2018, bahwa reklamasi didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan usaha pertambangan untuk menata, memulihkan dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai dengan peruntukkannya kemudian,” katanya

Selain embung, di area Kompleks Pabrik Palimanan juga dilakukan kegiatan reklamasi di zona penyangga dan Pusat Pelatihan & Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (P4M). Melampaui Kepmen ESDM, dan Indocement saat ini tengah mengembangkan zona keanekaragaman hayati Gunung Blindis seluas 50 hektar di tengah area tambang aktifnya yang diperuntukkan sebagai area konservasi.

“Gunung Blindis sebuah model bagi kegiatan pasca-tambang (Indocement) karena mewakili kondisi rona awal sebelum kegiatan tambang dilakukan,” tambahnya

Marcos sapaan akrabnya menilai, kegiatan reklamasi ini mengandung manfaat yang sudah banyak dirasakan, termasuk area penyangga dan P4M. Untuk kegiatan pasca-tambang, karena sesuai dengan Kepmen ESDM yang akan dimulai pada tahun 2025 dan wajib selesai pada tahun 2038.

“kita melakukanya sukarela, dan bahkan melampui. Karena kami (manajeman) memiliki komtimen yang kuat untuk berkontribusi untuk bangsa ini. Apalagi perusahaan kami merupakan objek vital nasional yang harus menjadi contoh bagi perusahaan lain,” tegasnya

Dalam program P4M di Kompleks Pabrik Palimanan tersebut telah melahirkan beberapa kelompok tani yang secara langsung meningkatkan penghasilan masyarakat. Antara lain kelompok tani jamur di Desa Palimanan Barat, pengembangan budi daya padi Jarwo semi organik dan budi daya ternak domba di 7 desa mitra, yang terlebih dahulu melakukan pengkajian dan penerapan beragam tanaman, baik tanaman keras maupun tanaman energi, hingga tanaman toga yang dipergunakan untuk penghijauan dan sebagai sumber bahan bakar terbarukan

“dan diarea tambang yang ditanam, yang dihasilkan dari P4M dimanfaatkan juga oleh sekolah-sekolah di wilayah desa mitra, Bank Sampah, Kelompok Wanita Tani, dan kelompok peduli lingkungan,” pungkasnya

Wartawan : Daus

Check Also

Hari Pertama Sekolah, Jadi Uji Coba Kebolehan Pelajar di Kota Bogor

BOGOR – Tradisi, mungkin kata itu cocok diterapkan kepada para pelajar Kota Bogor. ‘Gak tauran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *