globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Kenapa Lurah Kedung Badak Dilaporkan ke Ombudsman RI

BOGOR – Warga RW 05, Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor, Jawa Barat atau yang dikenal dengan Komplek Teplan mengadu ke Ombudsman RI. Langkah itu dilakukan karena pihak kelurahan dinilai tidak profesional dalam melayani warga.

Koordinator Forum Perjuangan Warga (Forjaga) RW 05, Kelurahan Kedung Badak di Bogor, Sabtu (2/2/2019) kemarin mengatakan sangat kecewa dengan kinerja kelurahan tersebut. Padahal, semua aparat kelurahan sudah seharusnya memberikan pelayanan kepada semua warga di wilayahnya. Layanan yang menjadi hak warga negara itu juga menjadi bagian dalam mencari solusi atas berbagai persoalan dalam masyarakat.

Padahal, lanjut Goris, dalam pertemuan dengan pihak kelurahan, Lurah Kedung Badak Sutasmiatun meminta warga menyampaikan surat resmi agar kelurahan memberikan rekomendasi pengukuran lahan. “Ketika kami langsung datang menyampaikan permohonan, Bu Lurah meminta ada surat resmi. Setelah surat diajukan, malah tidak ada layanan yang dijanjikan,” tegasnya.

Seperti diketahui, warga Teplan sudah beberapa kali mendatangi pihak Kelurahan Kedung Badak untuk mengurus beberapa hal administrasi terkait dengan lahan yang saat ini ditempati. Namun, permohonan itu terkesan tidak dilayani karena dianggap kawasan yang masih bermasalah. Padahal, pelayanan kelurahan tersebut berkaitan dengan permohonan warga kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan pengukuran tanah.

Dengan penolakan dari pihak kelurahan itu maka warga pun melapor ke lembaga Ombudsman RI. Pengaduan kepada Ombudsman tersebut sudah disampaikan warga pada Selasa (29/01/2019) dengan didampingi LBH Keadilan Bogor Raya (KBR).

Kordinator Tim Pembela Warga Teplan Sugeng Teguh Santoso dari LBH-KBR menegaskan bahwa warga mempunyai hak untuk dilayani oleh jajaran kelurahan. Sebaliknya, aparat kelurahan jangan sampai mengadu domba warga dengan pihak lain yang sedang berpolemik, dalam hal ini TNI.

“Ombudsman harus segera menindaklanjuti pengaduan ini sehingga masyarakat tidak ditelantarkan. Warga Teplan itu membayar pajak sehingga mereka berhak untuk dilayani secara profesional,” ujar Sugeng yang juga calon anggota legislatif DPRD Kota Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) Bogor Tengah dan Bogor Timur ini.

Sebelumnya, warga RW 05 sudah bertemu dengan pihak kelurahan yang juga dihadiri perwakilan dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bogor dan juga perwakilan Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) 2 Kodam III/Siliwangi.

Sumber : Beritasatu

Check Also

Polisi Buru Pelaku Mutilasi WNI di Malaysia

PUBLIK BOGOR – Mabes Polri sudah memastikan hasil sidik jari dari Warga Negara Indonesia yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *