globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Kepentingan Bangsa Menuju Munas Golkar 2019

CIBINONG – Terkait isu yang berkembang mengenai percepatan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) untuk penggantian ketua umum, membuat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi angkat suara.

Menurut Jaro Ade sapaan akrabnya, isu Munaslub sangat tidak tepat, di akhir tahun sesuai aturan akan di gelar munas. Yang harus di utamakan Partai Golkar yaitu memberikan pemikiran buat  konsep, untuk kepentingan negara dari para elit politik ini, dan harus objektif bahwa kepentingan yang lebih besar adalah Bangsa dan Negara.

“Pertama yang harus dipikirkan DPP Partai Golkar secara bersama-sama untuk duduk  bersama dengan pengurus DPP para ketua DPD tingkat satu, karya-kekaryaan menggelar rapat pimpinan, yaitu membahas pemikiran-pemikiran agar bisa memberikan kontribusi kepada Bangsa dan Negara pasca Pemilu Presiden dan legislatif ini,” katanya kepada Publik Bogor ketika bertemu dikediamannya,(29/05/2019).

Ia juga mengharapkan, agar membuat konsep untuk disampaikan kepada Presiden dalam kepentingan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin lima tahun kedepan, termasuk pemikiran-pemikiran yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Dikala berbicara kabinet, yang menggunakan haknya yaitu Presiden, selaku yuser dikala di minta oleh Pak Jokowi, saya yakin itu semua ada di tokoh-tokoh Golkar, Yang ber Prestasi untuk bangsa dan negara, sesuai dengan koalisi Indonesia Kerja dan bagaimana dengan kondisi kader-kader yang harus di perjuangkan duduk di pimpinan MPR , harus mampu untuk berkontribusi bagi Bangsa dan Negara untuk indonesia lebih maju, termasuk pimpinan DPR RI, dan pimpinan alat kelengkapan DPR RI pimpinan Fraksi nanti,” harapnya.

Dan dirinyapun sangat mengapresiasi, dari DPD tingkat dua, dengan kepemimpinan Airlangga Hartarto menjabat sebagai Ketua Umum Golkar, baru seumur jagung paska mudalub Yang lalu sudah mampuh saling mengisi kekurangan dan kelebihannya di tingkat pusat, bersam -sama JK, Aburizal Bakri, Agung Laksono mampu melawati pemilu Yang paling sulit 2019 ini.

“Saya pernah mengalami semuanya, dari mulai ketua umum Pak Aburizal, Pak Setia Novanto dan Pak Airtlangga Hartarto, semua ada kekurangan dan kelebihan, alhamdulillah Golkar masih dalam posisi ke dua dalam raihan kursi di parlemen di pemilu nasional walaupun pemilu kali ini sangat berat,” imbuhnya.

Ia juga menyarankan kepada DPP Golkar, harus mengakomodir dalam mengisi pimpinan MPR ,DPR RI dan pimpinan alat kelengkapan DPR RI termasuk pimpinan Fraksi, harus mengutamakan beberapa hal yaitu Senioritas, karya Kekaryaan, para Ketua DPD tingkat Satu Yang menjadi anggota DPR RI harus menjadi prioritas, agar bisa mewarnai di parlemen. Ini bentuk pengahrgaan kepada kerja walaupun ada syarat yang harus di penuhi sesuai Sumber daya manusia.

“Termassuk saya menyampaikan duka cita yang mendalam, atas insiden pada 21 dan 22 Mei kemarin, dan saya sepakat Partai Golkar mengecam keras kepada para pembuat kerusuhan yang akan mencederai keutuhan bangsa dan negara, NKRI harga mati dan kita dukung langkah-langkah TNI Polri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Tak lupa dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memilih Golkar dan capres 01, termasuk menghormati para sahabat koalisi 02 yang menempuh jalur hukum ke MK.

“Hal yang lebih penting, saya minta semua kekuatan para senior Partai Golkar untuk merangkul semua pihak, untuk membuat keutuhan Bangsa dan Negara sesuai harapan Pak Jokowi, kami DPD tingkat dua kota dan kabupaten dari Jawa Barat belum ada arahan Mengevaluasi paska pemilu 2019 lebih mengutamakan Kondusifitas di wilayah. Sesuai arahan ketua DPD Jabar Kang Dedi Mulyadi,” tukasnya.

Wartawan : Die

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *