globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Gak Ada Kata Kapok Bagi Pelaku Pencurian di Rumdis Camat Tenjo

TENJO – Dua orang pelaku pembobol rumah dinas (Rumdis) kantor pemerintah Kecamatan Tenjo ternyata residivis kambuhan kasus pencurian. Seperti diberitakan sebelumnya, kedua pelaku berhasil diringkus tim Buser Polres Bogor bersama unit Reskrim Polsek Parungpanjang pada, Sabtu (6/7/2019) lalu.

Dua orang tersangka bernama B (38) warga Kp. Cirarab RT 002/001 Desa Cirarab, Kecamatan Legok Tangerang sedangkan, N (28) warga Kp. Cibunar Koko RT 06/01 Desa Cibunar Kecamatan Parungpanjang, mereka kini harus meringkuk didalam penjara. “Benar mereka residivis kasus pencurian di wilayah hukum pmPolsek Parungpanjang dan baru keluar beberapah bulan belakang,” kata Kapolsek Parungpanjang Kompol Nurohim kepada sejumlah wartawan, Minggu (7/7/2019).

Nurohim mengatakan, dari data kepolisian tersangka N dan B ini sudah pernah terlibat hukum kasus pencurian, “Jadi dulu dua orang tersangka ini pernah menjalani hukuman tidak pida pencurian dan kemudian keluar dari kurang lebih beberapah bulan kebelakang,” terangnya. Menurut Nurohim, kedua pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP ayat 1, dengan ancaman kurungan paling lama tujuh tahun penjara. “Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, mereka akan menjalani hukuman.” tandasnya.

Sementara itu Panit Reskrim Polsek Parungpanjang Ipda A.M Zaluku menambahkan, penangkapan kedua tersangka dilakukan ditempat berbeda. Tersangka N ditangkap di Kp. Tapos Desa Tapos Kecamatan Tenjo, sedangkan B ditangkap di Kp. Cirarab Desa Cirarab Kecamatan Legok Tangerang. “Namun kami masih melakukan pendalaman kasus ini. Pasalnya, tersangka sudah menjual sebuah barang bukti (Hanphon Iphon) dari hasil curiannya. Handphone merk Iphone senilai 12 juta itu dijual melalui media sosial atau COD.” pungkas Zaluku.

Wartawan : Die

Check Also

Hari Pertama Sekolah, Jadi Uji Coba Kebolehan Pelajar di Kota Bogor

BOGOR – Tradisi, mungkin kata itu cocok diterapkan kepada para pelajar Kota Bogor. ‘Gak tauran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *