globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Petani Jonggol dan Cariu Terancam Gagal Panen

CARIU – Gagal panen kemungkinan akan dialami petani di Kecamatan Joggol dan Cariu, hal itupun disebabkan tidak adanya hujan yang turun sampai hari ini, menyebabkan para petani di dua kecamatan itu akan mengalami kerugian.

Dikutip Publikbogor (4/7/2019) dari metropolitan, Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nuriyanti.

”Di Jonggol dan Cariu itu 600 hektare sawah sudah kekeringan. Kalau sampai satu atau dua bulan ke depan tidak ada hujan, maka ini bisa fuso atau gagal panen dengan kerugian sekitar Rp3,2 miliar,” katanya.

Nuriyati mengaku kesulitan mem­berikan bantuan pengadaan air. Sebab, lokasi sawah tersebut jauh dari sum­ber air. “Sumber air terdekat itu lebih dari 2 km lebih dan pada 2015 di lokasi yang sama terjadi fuso atau gagal panen,” ucapnya.

“Kepada sawah yang rawan keke­ringan seperti ini, kami menerapkan pergiliran tanam komoditi nonpadi dan mengikutsertakan mereka dalam asuransi hingga kerugiannya bisa ditekan sekecil mungkin,” sambungnya.

Meski begitu, ia meyakinkan kekeringan sawah di Jonggol dan Cariu tak memengaruhi produksi beras Carita Makmur yang dijual langsung kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupa­ten Bogor. Sebab, produksinya men­capai 360.000 ton per tahun, semen­tara kebutuhannya 75 ton per bulan. ”Pasokan beras Carita Makmur masih aman, karena kita masih dapat paso­kan dari daerah penghasil beras, se­perti Sukamakmur, Tanjungsari, Dra­maga, Tamansari, Pamijahan, Leuwi­sadeng, Tenjolaya, Cigombong, Cijeruk, Caringin dan lainnya,” pungkasnya.

Wartawan : Die/metro

Check Also

Dua Buaya Masuk Ke Pemukiman Warga Loji

BOGOR – Warga di pemukiman RT 01/01, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor digegerkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *