globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Kapus Cigudeg ‘Kebakaran Jenggot’

CIGUDEG – Terkait pelayanan yang dikeluhkan oleh salah satu warga Cigudeg (tidak ingin disebutkan namanya.red), nampaknya membuat Kepala Puskesmas (Kapus.red) Cigudeg terus menghindari pertanyaan yang diberikan oleh Publikbogor, terkait tarif yang tidak sesuai dengan Perda Kabupaten Bogor dalam diagnosa medis halaman 20 huruf H, yang diterapkan oleh Puskesmas Cigudeg, dan jam operasional Farmasi (Apotek) tidak 24 jam.

Ketika di konfirmasi oleh Publikbogor, pada Rabu (7/8/2019) malam. Kepala Puskesmas Cigudeg seolah enggan menanggapi keluhan masyarakat Cigudeg tersebut, dalam pertanyaan yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp oleh Publikbogor.

“Konfirmasi nya lambat, karena berita sudah di upload pada jam 22:38, harusnya konfirmasi sebelum berita di upload,” singkat Kepala Puskesmas Cigudeg, Anang. Padahal, Publikbogor meminta tanggapan terkait keluhan yang dirasakan oleh masyarakat Cigudeg tersebut.

Ketika dihubungi kembali melalui pesan WhatsApp oleh Publikbogor, sampai berita ini di turunkan, belum ada tanggapan langsung dari Kepala Puskesmas Cigudeg. Padahal, keesokan harinya, Kamis (8/8/2019) Publikbogor menanyakan kembali terkait hal tersebut.

Ketika di datangi oleh Publikbogor, ke Puskesmas Cigudeg, tadi siang Sabtu (10/8/2019), Pukul 12:40 WIB, untuk meminta tanggapan dari kepala Puskesmas Cigudeg, salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Puskesmas tersebut langsung menjawab, “Pak kapus nya gak ada mas,” singkat, petugas yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut.

Ketika Publikbogor meminta tanggapan, dari Kasubag Tata Usaha Puskesmas Cigudeg Ridwan pun enggan diwawancarai. “Silahkan mas ke kepala Puskesmas, takut saya salah bicara,” singkatnya.

Wartawan : Die/dei

Check Also

Pria di Rumpin Nekat Gantung Diri

RUMPIN – Suasana kampung Janlapa CI Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, mendadak heboh akibat penemuan jasad …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *