globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Kronologis Aksi Sadis, Istri Bunuh lalu Bakar Suami dan Anak Tiri

PUBLIK BOGOR – Aulia Kesuma (45) menghabisi nyawa Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili (54) suaminya, juga anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23). Aulia mengeksekusi orang terdekatnya itu dibantu eksekutor yang ia sewa dan juga anak kandung dari suami sebelumnya, Giovanni Kelvin.

Pada awal kasus ini mencuat, hubungan Aulia dan Kelvin membuat tandatanya mengenai perbedaan umurnya. Polisi saat itu menyatakan Aulia 35 tahun dan Kevlin 25 tahun. Ternyata terjadi kesalahan data kependudukan saat menikah dengan Pupung, Aulia menyebut kelahirannya yang seharusnya 1974 menjadi 1984.

Berikut kronologi aksi sadis Aulia berdasarkan catatan kepolisian.

Pertengahan Juli 2019

Aulia memiliki niat dan rencana awal soal menghabisi nyawa suami dan anak tirinya. Ia menyampaikannya kepada Karsini, asisten rumah tangganya.

Awal Agustus 2019

Aulia meminta tolong kepada Karsini dan suaminya Rodi untuk mengguna-guna suaminya agar luluh dan mau menjual tanah dan rumah.

Masih di waktu yang sama, Aulia kemudian merencanakan pembunuhan suami dan anak tirinya dengan cara ditembak. Saat itu atas permintaan Rodi, Aulia mentransfer sejumlah uang dengan total Rp 90 juta.

Pertengahan Agustus 2019

Rencana awal penembakan berubah, Aulia ingin suami dan anak tirinya itu dibius lalu dibakar. Hal ini Aulia utarakan pada Rodi dan Karsini.

Kamis (22/8/2019)

Aulia mentransfer sejumlah uang ke eksekutor Agus. Di hari yang sama ia juga membeli obat yang akan digunakan untuk melumpuhkan suami dan anak tirinya.

Jumat (23/8/2019)

Pukul 03.00 WIB, Karsini, Rodi dan Alva tiba di Jakarta dan rapat pematangan eksekusi pembunuhan. Mereka membuka kamar hotel di daerah Pejaten.

Pukul 14.00 WIB – 20.00 WIB, eksekutor tiba di Jakarta. Mereka adalah Agus dan Sugeng, mereka kemudian bergabung ke hotel di Pejaten. Setelah rencana pembunuhan dikira matang, Aulia, Alva Agus, Sugeng, Rodi berangkat menuju lokasi rumah korban di Lebak Bulus.

Di tengah perjalanan, Alva mengalami kesurupan dia kemudian diantar kembali ke hotel oleh Rodi atas seizin Aulia.

Pukul 20.30 WIB – 21.10 WIB, Aulia, Agus dan Sugeng serta seorang pengasuh bayi berinisia D (Saksi) dan balita anak kandung Aulia melanjutkan perjalanan.

“Ada orang lagi ikut, mereka saksi salah satunya balita. Dua eksekutor bersembunyi di barisan kursi belakang. Mereka ditutupi oleh Aulia agar tidak kelihatan dengan jok tengah yang dilipat,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi.

Aulia membeli jus campur jeruk yang rencananya akan diberikan kepada korban.

Tiba di lokasi Sugeng dan Agus bersembunyi di garasi menunggu intruksi sementara D dan anak tersangka Aulia dimasukkan ke dalam kamar lalu dikunci dari luar. (Net/Die)

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *