globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Masyarakat Bobar Meradang

CIBINONG – Pantas saja, Ombudsman RI memberikan penilaian pelayanan publik, kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dengan nilai kurang bagus. Hal itupun bisa dilihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Banyak sekali, warga Bogor Barat khususnya warga Leuwiliang yang mengeluhkan penutupan gerbang menuju RSUD di wilayah barat tersebut. Salah satunya dikeluhkan Ipiss warga asli Leuwiliang.

“Banyak pasien yang yang mau beli obat ke Apotek, tapi harus berjalan jauh, kalau Deket pasien biasanya panjat gerbang atau tiarap, untuk bisa masuk, atau keluar” katanya kepada Publikbogor, Minggu (18/08/2019).

Ipiss sering disapa di wilayah Bogor Barat itu menjelaskan, banyak juga para pedagang yang mengeluhkan penutupan gerbang menuju RSUD Leuwiliang tersebut. Alhasil, para pedagang sampai gulung tikar.

“Dampaknya banyak, sekarang liat aja banyak yang ngerokok di area kawasan RSUD, kan gak baik sebenernya,” kesalnya.

Dirinya sangat kecewa, dengan kebijakan pihak RSUD Leuwiliang, yang hanya memberikan kebijakan untuk melewati gerbang yang ditutup itu cuma empat jam saja. “Tidak lebih dari 4 jam,” cetusnya.

Sampai-sampai, salah satu warga net Ebhot Este meluapkan kekesalannya ke media sosial yaitu Facebook dengan melontarkan kata-kata. “Tunggu momen yang tepat, kita pertanyakan, apa alasannya gerbang ini dibuka tidak lebih dari empat jam,” tulis nya dalam akun Facebook pribadi yang langsung menandai RSUD Leuwiliang.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada pihak RSUD Leuwiliang, sampai berita ini diturunkan oleh Publikbogor, belum satupun pihak RSUD menanggapi pesan dan telpon.

Wartawan : Die/andi

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *