globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Pedagang di Area Gerbang Menuju RSUD Leuwiliang, Tersinggung Ucapan Pihak Rumah Sakit

LEUWILIANG – Masyarakat dan para pedagang tersinggung, dengan ucapan pihak RSUD Leuwiliang yang mengatakan bahwa, warung sekitar jalan lama (gerbang menuju RSUD Leuwiliang.red).

Dalam kelarifikasi melalui Humas RSUD Leuwiliang kepada Publikbogor mengatakan, “Yang kumuh, itu bukan warga Desa Cibeber I tapi para pendatang yang jualan,” katanya Humas RSUD Leuwiliang Bambang, katanya kepada Publikbogor Minggu (18/8/2019) kemarin.

Hal itupun ditanggapi serius, oleh salah satu pedagang di area gerbang menuju RSUD Leuwiliang yang lama. Pria yang tidak ingin disebutkan namanya itu kecewa, atas jawaban dari pihak rumah sakit, seolah tidak menghargai warga Bogor Barat.

“Ini kan rumah sakit Bogor Barat, kami merasa tersinggung, kumuh ini akibat ditutupnya Gerbang RSUD yang lama,” kesalnya, kepada Publikbogor, Senin (19/8/2019).

Dirinya mengatakan, dirinya tersinggung dengan ucapan pihak RSUD, padahal dirinya warga asli Desa Cibeber 1, yang sudah menekuni usahanya sebelum rumah sakit Bogor Barat itu dibangun.

“Padahal kami disini Warga RW 12, di Desa Cibeber 1, hak-hak saja yang berusaha disini, mereka juga kan orang Bogor Barat,” katanya.

Pria yang sudah menekuni usahanya kurang lebih puluhan tahun itu mengungkapkan, RSUD Leuwiliang ini adalah rumah sakit Bogor Barat. Artinya, warga Bogor Barat berhak mendapatkan dukungan dari pihak terkait.

“Dari Dramaga sampai sini dan Jasinga sampai Parungpanjang, mereka kan Warga Bogor Barat, artinya rumah sakit harus memberikan manfaat bagi warganya,” imbuhnya.

Dirinya berjuang untuk mendapatkan rekomendasi dari pihak RSUD Leuwiliang, untuk pembukaan gerbang hingga 24 jam bukan hanya untuk pedagang saja, melainkan untuk masyarakat yang ingin membesuk keluarganya yang Sakit.

“Jadi, kami meminta agar gerbang menuju RSUD Leuwiliang yang lama ini bisa dibuka 24 jam, atau 16 jam saja,” pintanya.

Wartawan : Die

 

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *