globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Pria di Rumpin Nekat Gantung Diri

RUMPIN – Suasana kampung Janlapa CI Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, mendadak heboh akibat penemuan jasad seorang pria yang ditemukan tewas, Jum’at (23/8/2019) sekitar pukul 00:30 WIB.

Keterangan yang didapat awak media ini, korban yang ditemukan seorang laki-laki bernama Hanafi, berusia 35 tahun yang diduga akibat melakukan tindakan gantung diri (gandir).

“Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Kp. Janlapa CI RT 02 RW 02 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin,” ungkap Kompol Akhmad Wirjo Kapolsek Rumpin kepada sejumlah wartawan, Jumat (23/8/2109).

Kapolsek memaparkan, korban meninggal dunia atas nama Hanafi bin Saroni (Alm), umur 35 tahun, pekerjaan buruh warga Kp.Janlapa CI RT 02 RW 02 Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin. Dijelaskan, dari keterangan beberapa saksi, kronologis penemuan korban gandir berawal sekira pukul 00.30 WIB, saksi Mahfudin dan Ari datang ke rumah korban.

“Kedua saksi datang ke rumah korban hendak meminjam jala penangkap ikan. Setelah memanggil-manggil nama korban, namun tidak jawaban dan korban tidak keluar rumah,” ungkapnya.

Kompol Akhmad Wirjo menambahkan, kedua orang saksi juga mendengar suara mencurigakan dari dalam rumah. Sedangkan kondisi pintu tidak terkunci dan agak terbuka. Setelah sekitar 10 menit menunggu, kedua orang saksi merasa penasaran dan masuk kedalam rumah dan membuka gorden kamar.

“Setelah gorden terbuka saksi Mahfudin langsung kaget, melihat kondisi korban dan langsung keluar rumah untuk minta tolong ke warga yang sedang main gitar depan warung,” ujarnya.

Warga pun bersama-sama mendatangi TKP dan berusaha menolong, dan menurunkan korban dengan memotong tali tambang plastik warna kuning menggunakan gunting. Kapolsek menjelaskan, selanjutnya korban dibaringkan dilantai ruangan tamu dengan suhu tubuh korban masih hangat, tidak bernafas dan celana bagian depan basah seperti air kencing/sperma.
Lalu petugas Polsek Rumpin ke TKP dan memeriksa kondisi korban ternyata sudah meninggal dunia.

“Tidak ada unsur kekerasan di tubuh korban. Kemudian jasad korban juga diperiksa petugas Puskesmas Rumpin dan dinyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Rumpin.

Kompol Akhmad Wirjo menjelaskan, dari keterangan saksi dan keluarga korban, diketahui bahwa korban sedang ada masalah rumah tangga. Dia menjelaskan, keluarga korban juga telah menggap terjadinya peristiwa tersebut sebagai musibah dan taqdir.

“Keluarga berkeberatan dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan berkeberatan dilakukan otopsi,’ pungkasnya.

Kontributor : FHR/Die

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *