Walikota Bekasi Tidak Mau Gabung, Dengan Perencanaan Provinsi Bogor Raya

  • Whatsapp

CIBINONG – Terkait usulan pembentukan Provinsi Bogor Raya, Bupati dan Walikota Bogor sepakat akan mengkaji berbarengan untuk bisa terbentuk. Belum lama ini Bima Arya mengatakan, banyak berkembang kini seolah–olah Kota Bogor ingin mengambil wilayah Kabupaten Bogor. Dirinya tidak ingin hal tersebut salah dipahami.

“Poinnya adalah Kota Bogor harus mengantisipasi perkembangan penduduk untuk meningkatkan layanan. Kota Bogor banyak kebutuhan, banyak juga wilayah pelayanan yang harus ditingkatkan,” kata Bima disela-sela Open House Idul Adha di Pendopo 6, Minggu (11/8/2019) lalu.

Read More

Hal itu tentu berserbangan, dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang masih belum rela adanya pembentukan Provinsi Bogor Raya. Kali ini, ketika adanya isu pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut 80% warganya menginginkan agar Bekasi bergabung ke Jakarta. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun bicara mengenai moratorium 314 daerah yang mengajukan otonomi daerah hingga pemekaran daerah.

“Itu kan diskusi masyarakat dan pemerintah daerah, kita menghargai seluruh pandangan-pandangan, tetapi dari kita, pemerintah dalam hal ini untuk soal pemekaran daerah, penggabungan daerah sampai hari ini kita tidak ada kebijakan kita. Saat ini masih moratorium sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Kapuspen Kemendagri Bachtiar dikutip Publikbogor, Selasa (20/8/2019).

Wartawan : Die/Andi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *