globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Warga Rumpin Kembali Blokir Jalan

RUMPIN – Pemblokiran jalan khususnya terhadap kendaraan angkutan hasil tambang kembali dilakukan warga Kecamatan Rumpin. Aksi ini dipicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jl. Raya Ciberem Kampung Ciberem, RT 07/02, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, pada Minggu (18/8/2019) kemarin, antara sepeda motor dan truk tambang yang mengakibatkan korban mengalami luka parah dibagian lengan kanan.

Keterangan yang didapat Publikbogor, Senin (19/8/2019) korban luka parah bernama Imi (55), penumpang sepeda motor Honda Vario nomor polisi F-6358-XX yang saat kejadian dikendarai oleh Sarwita (55). Keduanya adalah warga Kp. Malingping RT 05 RW 02 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor. Saat ini korban sedang menjalani pengobatan di RSUD Kota Bogor.

“Kecelakaan terjadi saat sepeda motor hendak mendahului mobil truk tronton B-9466-YN. Diduga karena kondisi jalan jelek, motor dan korban terjatuh. Korban adalah penumpang, mengalami patah tulang dibagian lengan kanan akibat terlindas truk,” kata Kompol Akhmad Wirjo Kapolsek Rumpin kepada sejumlah wartawan.

Akhmad Wirjo mengatakan, aksi pemblokiran jalan ini bermula dari adanya peristiwa kecelakaan lalulintas. Menurutnya, warga yang simpati pada nasib korban, langsung melakukan aksi dengan menutup akses jalan truk tronton agar tidak ada pengemudi truk tronton yang ugal-ugalan.

“Kami dari pihak kepolisian Polsek Rumpin menjembatani kedua belah pihak, baik warga dan pengurus transporter untuk bermusyawarah. Hasilnya telah disepakati keputusan bersama yang ditandatangani oleh kedua pihak,” terangnya.

Wirjo menambahkan, dalam kesepakatan tersebut warga menuntut pihak transpoter dan supir truk tronton, agar tidak mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan. “Saya himbau juga kepada semua supir truk tronton jangan sampai ugal-ugalan saat mengemudi sehingga menyebabkan kecelakaan lagi. Saya juga meminta kepada masyarakat, untuk tidak berbuat main hakim sendiri atau anarkis,” jelasnya.

Sementara itu, pengurus transpoter Dani Mardani mengatakan, menerima tuntutan warga dan akan segera melakukan sosialisasi terkait tuntutan dan kesepakan yang telah dibuat. Dia juga berjanji akan menyampaikan hal ini kepada seluruh pengurus transporter dan memberitahukannya kepada para supir truk tronton agar lebih berhati-hati dalam berkendara.

“Sebenarnya kami sudah sering kali menghimbau kepada para supir untuk lebih berhati-hati dan kami juga tidak mau terjadinya kecelakaan. Karena siapapun pasti tidak mau kecelakaan. Saya berharap ke depan tidak ada lagi terjadi kecelakaan lalulintas,” singkatnya.

Kontributor : FHR/Die

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *