globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Dinkes Kab. Bogor Yakin, Peran dan Fungsi Puskesmas Sebagai Pelayanan Kesehatan Semakin Meningkat

BOGOR – Pemerintahan Kabupaten Bogor, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, menggelar pertemuan dalam kerangka acuan penyusunan anggaran tingkat Puskesmas tahun anggaran 2020, yang dilaksanakan di Hotel Padjajaran Salak, Kota Bogor.

Acara yang dimulai pada hari Senin (2/9/2019) kemarin, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Drg. Mike Kaltarina MARS.

Acara yang dilaksanakan sampai tanggal 14 September 2019 itu, diikuti oleh peserta dari 101 Puskesmas di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Drg. Mike Kaltarina MARS, mengungkapkan, untuk tersusunnya perencanaan Puskesmas tahun anggaran 2020, yang terpadu dan terintegritas dalam mewujudkan KARSA Sehat di Kabupaten Bogor, maka perlu dilaksanakannya pertemuan kali ini.

“Untuk itu, maka perlu diselenggarakan pembangunan secara menyeluruh, agar terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan,” katanya kepada Publikbogor dalam pres rilisnya, Selasa (3/9/2019).

Drg. Mike sapaan akrabnya menjelaskan, menurut Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat 1, kesehatan merupakan hak asasi manusia dan investasi untuk keberhasilan pembangunan bangsa, dan tidak hanya itu saja, dalam pasal 34 juga menyebutkan, bahwa negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan maupun umum, yang layak dan itu ditujukan dengan pembangunan Puskesmas dan jaringannya.

“Sampai tahun 2018 kemarin, di Kabupaten Bogor hanya terdapat 101 Puskesmas, satu pusat pelayanan kesehatan kerja, dan satu laboratorium kesehatan daerah. Maka, kedepannya berbagai fasilitas pelayanan kesehatan ini akan semakin ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Masih kata eks Direktur RSUD Cileungsi itu, bahwa masih terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Puskesmas dan jaringannya dalam upaya meningkatkan seratus kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

“Seperti keterbatasan biaya operasional untuk pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Namun, dirinya meyakini akan terus ditingkatkan oleh pemerintah daerah maupun pusat, agar peran dan fungsi Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan Kesehatan dasar semakin meningkat. Seperti dukungan pemerintah bertambah lagi dengan meluncurkan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas sebagai kegiatan inovatif seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) dan Jaminan Persalinan (Jampersal).

“Karena, penyaluran dana BOK merupakan salah satu bentuk tanggungjawab pemerintah, dalam pembangunan kesehatan masyarakat di pedesaan,” tukasnya.

Sekedar diketahui, acara itu digelar beberapa tahapan dari mulai gelombang pertama Senin (3/9/2019) sampai keempat pada Sabtu (14/9/2019). Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Puskesmas, pengelola BOK, Pengelola JKN, dan pengelola Dana Operasional Puskesmas serta Dinas Kesehatan. (Andi)

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *