globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

PMII Menilai KPK Dipolitisir

JAKARTA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kerahkan masanya untuk kembalikan KPK pada tugas pokoknya, KPK terindikasi dipolitisir oleh beberapa oknum sejak proses pengunduran diri ketua umum KPK sampai penetapan ketua barunya.

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia mengintruksikan, pada seluruh kader dijadapan gedung merah putih KPK untuk terus bergerak selama KPK masih belum independen dan masih dipolitisir oleh aktor-aktor politik. Jumat (20/9/2019).

Aksi tersebut dilatar belakangi oleh kemelut yang terjadi di KPK dari mulai Revisi UUD KPK, Pemilihan Ketua KPK yang terkesan dipolitisasi dan Dwi Fungsi polri yang membuat KPK semakin terkesan tidak independen.

Menurut Sekretaris PC PMII Kabupaten Bogor Imam, Dilihat dari teori kausalitas, itu sangat mudah dilihat, bagaimana DPR dendam terhadap KPK atau mungkin pemerintah pun dendam terhadap KPK, sehingga pembahasan revisi Undang – Undang KPK hanya selesai kurang dari 15 hari.

“Kami mendukung revisi UU KPK, tapi kami menolak tiga poin yang disetujui dalam pengesahan UU KPK,” kata Imam, usai melakukan aksi Demonstrasi di depan Gedung KPK.

Ia pun mengatakan, proses pembahasan RUU KPK tersebut  prosesnya sangat cepat.  Hanya 13 hari dan langsung disahkan.

“Yang kami tidak setuju adalah tiga poin dalam pengesahan begitu singkat tersebut, satu dari ASN yang nantinya ada di tubuh KPK, dan tim pengawas KPK serta SP tiga yang dinilai tidak relevan,” tegasnya. (Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *