globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Mulyaharja Kota Bogor

BOGOR – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibn Khaldun Bogor hadir dalam program pengabdian kepada masyarakat (Pengmas). FIKES UIKA Bogor bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Hal inipun bertujuan untuk upaya pencegahan Stunting di wilayah tersebut.

Stunting merupakan, salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs), yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan pun adalah menurunkan angka stunting hingga 40% pada tahun 2025.

Dosen Tetap pada Fakultas Ilmu Kesehatan Ilmu Khaldun Bogor, Fenti Dewi Pertiwi mengungkapkan, Stunting memiliki dampak yang besar terhadap tumbuh kembang anak, dan juga perekonomian Indonesia di masa yang akan datang. Dampak stunting terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak sangat merugikan.

“Stunting dapat mengakibatkan gangguan tumbuh kembang anak, terutama pada anak berusia di bawah dua tahun,” katanya kepada Publikbogor, Senin (30/9/2019).

Ia menjelaskan, anak-anak yang mengalami stunting pada umumnya akan mengalami hambatan, dalam perkembangan kognitif dan motoriknya yang akan mempengaruhi produktivitasnya saat dewasa.

“Kejadian stunting di Puskesmas Mulyaharja menunjukan adanya peningkatan dari tahun 2017 sebanyak 73 balita, sedangkan pada tahun 2018 ada 109 balita stunting. Stunting pada anak balita merupakan konsekuensi dari beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan kemiskinan termasuk gizi, kesehatan, sanitasi dan lingkungan,” jelasnya.

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibn Khaldun Bogor yang diketuai Oleh Fenti Dewi Pertiwi, bersama dengan Bidan Kelurahan Mulyaharja yaitu Rida Effendi, di dukung oleh penanggungjawab program Gizi Puksemas Mulyaharja , yaitu Putri Kusuma Jenari serta Kepala Puskesmas Mulyaharja yaitu dr. Wida Widiawati.

Hal itu berupaya lanjutnya, untuk memberikan kontribusi, kepada masyarakat Kelurahan Mulyaharja untuk mendukung berbagai upaya dalam pencegahan Stunting, yang dikenal dengan gerakan peduli stunting yang disingkat “Geulis”.

“Pencegahan dan penanggulangan Stunting melalui “Geulis” diantaranya adalah, aktif melakukan sosialisasi di berbagai kesempatan dan event untuk memotivasi serta mengajak masyarakat untuk hadir, di berbagai kelas penyuluhan serta pelayanan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Event yang telah dlaksanakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Univesritas Ibn Khaldun Bogor, dengan pihak Puskesmas Mulyaharja dalam memotivasi masyarakat untuk hadir dikegiatan penyuluhan serta upaya meningkatkan peran serta masyarakat, dalam mencegah terjadinya stunting adalah dengan penyelenggaraan Lomba Balita Sehat dan Pemilihan Duta Stunting yang dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2019.

“Kedepannya pemilihan Duta Stunting ini akan dilaksanakan, secara berkesinambungan setiap tahunnya,” tukasnya. (Andi).

Check Also

Masyarakat Tanjungsari dan Cianjur Apresiasi Program TMMD ke 106

TANJUNGSARI – Dibukanya infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menuju Kampung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *