globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Warga Desa Babakan Keluhkan Dampak Polusi, Akibat Proyek Jalan

TENJO – Warga Desa Babakan Kecamatan Tenjo mengeluhkan polusi udara berupa debu pekat, yang muncul akibat pengerjaan proyek infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Warga menilai, pengerjaan proyek jalan raya Manunggal XIX, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, itu semrawut dan kurang teliti dalam menganalisa adanya dampak dari pekerjaan proyek yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor lebih dari 4 miliar rupiah tersebut.

Menurut seorang warga yang namanya enggan dituliskan, saat melintasi jalan utama kabupaten tersebut, warga sangat merasa terganggu pernafasan dan penglihatan akibat tebalnya debu, apalagi di musim panas/kemarau seperti saat ini.

“Seharusnya pelaksana proyek melakukan penyiraman jalan siang dan sore hari. Debu pekat yang beterbangan itu sangat mengganggu aktifitas warga, membuat sesak pernafasan dan mengganggu penglihatan,” cetusnya.

Pantauan awak media ini, pengerjaan betonisasi jalan Manunggal Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, memang sedang dilakukan oleh sebuah perusahaan penyedia jasa yang memenangkan tender proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tersebut. Dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp soal adanya keluhan warga, Kepala Desa Babakan Suardi Wadin mengatakan, bahwa keluhan banyaknya polusi debu tersebut karena kekhawatiran warga terancam penyakit saluran pernapasan (Ispa). “Memang kondisi jalan dipenuhi debu. Saya sudah laporan secara lisan kepada Bapak Camat terkait hal ini,” ujarnya.

Wadin, sapaan akrabnya menjelaskan, selain terganggu pernafasan dan penglihatan, warga juga mengeluhkan dampak polusi yang berakibat rumah penduduk kotor, karena debu yang tertiup angin.

“Kalau pengerjaannya memakan waktu lama, tentu warga takut terkena penyakit Ispa. Saya berharap dengan laporan saya, semoga ada respon dari Pemerintah Kecamatan Tenjo maupun kontraktor proyek terkait keluhan warga ini” akunya.

Sementara hingga berita dibuat, awak media masih belum bisa mengkonfirmasi pihak Dinas PUPR, penyedia jasa maupun kontraktor pelaksana pembangunan jalan tersebut. (FHR/Andi).

Check Also

Akibat Truk Tambang, Warga Bogor Barat Meradang

LEUWISADENG – Belum adanya peraturan yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait jam operasional angkutan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *