globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Cerita Ari Seorang Mahasiswa, Yang Menyambi Sambil Buka Kursus Komputer

CIGUDEG – Ari Kurnia (18) warga Kampung Cigowong RT 02 RW 06, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, merupakan seorang mahasiswa Laa Roiba Leuwiliang.

Terlepas dari kesibukannya sebagai seorang mahasiswa, Ari juga merupakan guru kursus komputer di Yayasan Pendidikan Ar-Rohman Bubuay, Jalan Raya Simpang Kadaka 02 Km Parung Panjang.

Walaupun Ari guru kursus komputer yang masih muda, namun tekad untuk bisa membantu murid-muridnya lancar menggunakan komputer sangat besar.
Ari juga menjelaskan alasannya menjadi guru kursus komputer adalah ingin menambah ilmu dan pengetahuannya, juga karena berawal dari keisengannya yang suka mengutak-atik komputer dan software android.

“Pengen nambah ilmu saja sama ya gitu sih, emng dulunya suka banget sama komputer dan ‘ngoprek’ software android, kayak masang custor rom, unlock hp andromax (kalau dulu mah sering.red) biar bisa pake simcard gsm seperti indosat atau telkomsel, macem-macem deh,” jelas Ari, Rabu (1/10/2019).

Ia sudah menjadi guru kursus komputer sejak 6 bulan yang lalu. Jadwal mengajarnya setiap hari Senin, Rabu, Jum’at dan minggu dari pukul 14:00 WIB-17:00 WIB. Dan untuk pendapatannya Rp50.000 setiap ada murid yang lulus dalam satu program.

“Kalo pendapatan ya dibilang miris ya iya sih. Saya dapat Rp50.000 setiap ada murid yang lulus satu program.
Disini ada dua program yang ditargetkan buat menguasainya, yang dalam satu programnya itu ada sekitar 12 materi, tergantung orangnya, kalau dia cepat nangkap materinya dan rajin ya cepat beresnya, jadi untuk pendapat nggak nentu perbulan atau perminggunya” ungkapnya

Ia juga menjelaskan, ada sekitar 50 lebih murid yang belajar kursus padanya, komputer yang tersedia sekitar ada empat, tiga komputer dan satu laptop.
Tempat kursus ini merupakan milik Madrohim (46) dan untuk guru yang mengajar saat ini hanya dirinya saja. Sebenarnya kegiatannya mengajar kursus komputer ini ia lakukan hanya untuk mengisi kekosongan waktunya.

Ari yang merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara ini sebenarnya kegiatan utamanya selain mahasiswa yaitu seorang guru di sekolah MI Al-Muhajirin di Kampung Papanggungan, Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, yang sudah ia lakukan semenjak usianya 17 tahun. Dengan kesibukannya itu, terkadang waktu mengajar kursus komputer dan mengajar di MI sering bentrok sehingga ia harus pintar-pintar dalam membagi waktu dan mengatur jadwalnya. Tidak jarang anak murid kursusnya megeluh karena jadwalnya tidak sesuai.

“Kata mereka jadwal tidak sesuai. Makanya saya buat jadwal dan persempit jadwalnya jadi hari Senin, Rabu, Jum’at dan Minggu. Soalnya kalau dulu cuma hari Selasa liburnya, karena memang saya sering ada kegiatan yang lain jadi ya saya atur ulang jadwalnya,” jelasnya

Ia pun menjelaskan kesibukannya saat berada dirumah.

“Kalau lagi libur nggak ada kegiatan apa-apa suka jaga toko milik keluarga, jualan pulsa, dan kalau lagi iseng bikin ice cream buat dijual lagi di toko,” paparnya

Menjadi guru kursus komputer yang minim pendapatan tidak membuat ia mengeluh. Baginya membagi ilmu adalah suatu amal yang berharga. Ia juga menaruh harapan yang besar pada murid-murid kursusnya.

“Ya mudah-mudahan apa yg saya share ke mereka jadi hal yang bermanfaat dalam kondisi dan pekerjaan apapun yang akan mereka tempuh.
Soalnya kan hampir 80% pekerjaan saat ini bergelut dengan komputer yang salah satunya Microsoft office.
Dan semoga saja bisa jadi bekal mereka saat masuk ke dunia perkantoran,” tukasnya. (Aeni/Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *