globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

FKBR Kunjungi Kediaman Mantan Ibu Negara

KEMANG – Jajaran pengurus Forum Kebangsaan Bogor Raya (FKBR), mengunjungi mantan ibu negara Hj Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid, di Jalan Matraman Ciganjur, Jakarta Selatan pada hari Senin (7/10/2019) kemarin.

Rombongan Forum Kebangsaan Bogor Raya yang terdiri dari Ketua Kyai Ahmad Suhadi, didampingi Wakil Ketua Ikha Kohongia, Sekretaris Fadil Ismail Rizki serta anggota penasehat forum Asep Mulyadi, diterima langsung oleh Ibu Shinta sekitar pukul 13:00 WIB.

Dalam keterangan pers yang diterima, Ketua FKBR Kyai Ahmad Suhadi menyampaikan, selain untuk silaturahmi, tujuan kunjungan tersebut guna memohon nasehat serta arahan dari ibu Hj. Shinta Nuriyah Wahid.

“Saya juga menyampaikan apa itu Forum Kebangsaan Bogor Raya dan visi misi dari forum ini serta jajaran anggota juga organisasi yang bergabung dalam Forum Kebangsaan Bogor Raya,” ujar Kyai Ahmad Suhadi.

Forum Kebangsaan Bogor Raya, sambungnya, dideklarasikan di Kecamatan Kemang Bogor dan berisikan berbagai elemen organisasi masyarakat seperti Nahdatul ulama, Muslimat NU, GP Anshor, Mahasiswa UNUSIA, Ahmadiyah, Pemuda Lintas Agama dan Keyakinan, Aliansi Ormas dan lainnya.

Dia juga memaparkan, bahwa visi misi FKBR adalah menanamkan nilai nilai kebangsaan menolak pemikiran radikalisme, instoleran dan ektrimis khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami juga bertekad menjaga dan terus membangun nilai – nilai kemanusiaan demi terwujudnya keadilan sosial di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, Asep Mulyadi anggota dewan penasehat menambahkan, Forum Kebangsaan Bogor Raya dibentuk dan hadir karena rasa kepedulian elemen masyarakat untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai tempat kehidupan bagi masyarakat yang aman, damai dan bertoleransi serta saling bersatu.

Sedangkan Hajjah Shinta Nuriyah Wahid mengaku sangat senang dan sangat mendukung hadirnya Forum Kebangsaan Bogor Raya. Menurutnya, semua warga negara Indonesia harus terus mendukung dan merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Negara ini adalah Negara Pancasila berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika. Jadu kita harus bersama-sama bersatu dalam Persatuan Indonesia. Lakukan terus dialog dan diskusi yang baik dan bijak dengan kelompok – kelompok yang intoleran,” singkatnya. (FHR/Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *