globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

HMI Komisariat Pakuan Galang Dana Peduli Gempa Bumi Ambon

BOGOR – Penolakan RUU KPK dan KUHP membuat mahasiswa tidak henti-hentinya melakukan aksi Demonstrasi, di Gedung DPR RI dan MPR RI. Hal itupun didasari kekecewaan mahasiswa kepada pemerintah.

Akan tetapi, beda halnya dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Pakuan, mereka menginisiatif menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban Gempa Bumil di Ambon dan sekitarnya, Aksi penggalangan dana untuk korban Gempa itupun dilakukan di seputar kampus Uinveristas Pakuan, Tugu Kujang dan Taman Sempur Bogor.

“Tetapi memang sangat bagus untuk mahasiswa ikut berdemonstrasi terhadap isu-isu persoalan dalam negara ini, terutama dalam persoalan kemanusiaanpun kita harus selektif (peka.red), untuk aksi positif dengan meolong mereka dengan kesadaran secara kolektif,” ujar Koordinator Aksi Penggalangan dana HMI Komisariat Pakuan, Hardi Anwar kepada Publikbogor, Rabu (2/10/2019).

Ia menjelaskan, terkait tujuan dari aksi tersebut adalah, untuk meminta sumbangan untuk membantu para korban yang tertimpa musibah gempa bumi di Kota Ambon, Provinsi Maluku pada beberapa hari kemarin.

Dalam aksi ini pula, para mahasiswa (HMI) menghimbau, kepada elemen masyarakat di Kota Bogor untuk berpartisipasi dalam menyalurkan sumbangan sukarela, kepada para korban yang telah mengalami terkena musibah gempa bumi di Kota Ambon dan sekitarnya

“Ada beberapa ternyata mahasiswa dan elemen masyarakat, yang peduli akan penggalangan dana kami terutama kepedulian mereka ada yang memberi obat-obatan, pakaiyan layak pakai, uang dan kebutuhan poko untuk kami salurkan kepada saudara-saudara yang terkena musibah di Ambon Maluku,” jelasnya.

Berdasarkan laporan BPBD Provinsi Maluku, gempa bumi yang 6,8 skala richter itu sampai dengan hari ini gempa susulan terus berlangsung sampai 77 kali.

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 30 orang dan luka-luka 156 orang. Dampak Gempa, Aktivitas Belajar Mengajar di Seram Bagian Barat Lumpuh Kemudian, di Kabupaten Seram bagian Narat, terdata 6 korban meninggal dan 17 luka-luka.

Terakhir, di Kabupaten Maluku Tengah, BNPB mencatat 14 orang meninggal dan 208 korban luka-luka.

“Karena duka mereka (Korban Gempa Ambon.red) adalah duka kita semua, sebagai satu Bangsa Indonesia,” tukasnya. (Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *