globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Hore… Akses Jalan di Buana Jaya, Bisa Langsung ke Cianjur dan Purwakarta Berkat  Program TMMD

TANJUNGSARI – Akses infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur mulai dilaksanakan melalui program lintas sektoral yaitu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Bakti Siliwangi Satata Sariksa.

Kepala Staf Kodam III Siliwangi Brigjend Dwi Jati mengungkapkan, dirinya sangat berterima kepada Bupati Bogor Ade Yasin, yang telah bekerjasama dengan melakukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kodam III Siliwangi berterima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin karena kerjasama yang baik dalam melakukan TMMD dan Bakti Siliwangi Satata Sariksa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan membangun insfrastruktur jalan maupun jembatan di desa tertinggal,” kata Kepala Staf Kodam III Siliwangi Brigjend Dwi Jati kepada wartawan usai melakukan giat TMMD di Desa Buana Jaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Rabu (3/10/2019).

Brigjend Dwi menjelaskan, pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan antara Kabupaten Bogor dengan Cianjur ini, bisa menyambung juga dengan Kabupaten Purwakarta.

“Nanti akan mengubungkan Desa Buana Jaya dengan Desa Parung Banteng,  Ciririp Kabupaten Purwakarta, maupun Desa Cigunung Herang,  Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Ade Yasin menuturkan Pemkab Bogor akan meneruskan sinergitas dengan Kodam IIII Silwangi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Bumi Tegar Beriman yang memiliki 40 kecamatan dan 435 desa maupun kelurahan.

“Kabupaten Bogor ini sangat luas dan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan insfrastruktur jalan maupun jembatan maka kami membutuhkan peran Kodam III Siliwangi ataupun TNI pada umumnya,” tutur Ade.

Selain pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan, Pemkab Bogor juga akan bekerjasama dengan TNI untuk pembangunan di bidang pertanian maupun sumur bor karena banyak wilayah kita yang mengalami bencana kekeringan.

“Selama ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sudah memberikan bantuan air bersih, namun karena bantuan tersebut kurang memenuhi akan kebutuhan air maka pada tahun 2020 Pemkab Bogor akan membangun sumur bor di wilayah rawan bencana kekeringan,” sambung politisi PPP tersebut.

Hal yang serupa dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto, dirinya berkomitmen untuk menambah titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, hal ini karena masih ada 45 desa yang statusnya masih dalam kondisi terrtinggal.

“Kami akan mengusulkan agar titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, untuk ditambah karena kalau hanya satu desa pertahun maka visi sebagai kabupaten termaju, nyaman dan bekeradaban akan lama terwujud,” ucap Rudi.

Sementara itu, Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Harry Eko Sutrisno menjelaskan juga, dengan pengaspalan jalan yang dilakukan di TMMD kali ini sepanjang 2,7 Km dengan lebar 7 meter, warga Kabupaten Bogor, Cianjur dan Purwakarta akan lebih mudah dalam pergerakan ekonominya.

“Dengan profesi masyarakatnya mayoritas sebagai petani, maka dengan terbangunnya jalan ini maka hasil pertanian yang di jual ke luar daerah akan semakin maksimal keuntungannya yang otomatis akan meningkatkan taraf hidup masyarakat di tiga kabupaten ini,” tegasnya. (Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *