globalnin

bluehost india coupon code

godaddy india coupon

pizzahut offers

Politik Uang Jadi Sorotan, Pemkab Bogor Bentuk Tim Pemantau Pilkades 2019

CIBINONG – Rentannya politik uang pada pemilihan kepala desa (Pilkades), di Kabupaten Bogor menjadi perhatian serius bagi pemerintah sendiri. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi adanya hal tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin akan membentuk tim pemantau Pilkades yang akan dilaksanakan pada 3 November 2019.

“Ada nanti tim pemantau untuk Pilkades,” katanya belum lama ini kepada wartawan.

Sebelumnya, rencana pelaksanaan Pilkades serentak di 273 desa ini telah disepakati oleh Pemkab Bogor bersama dengan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Pilkades serentak ini dimajukan dari jadwal awal yang telah disepakati. Hal ini dilakukan untuk menjaga keefektifan kinerja desa terutama tenaga PNS yang kini tengah di Plt kan.

“Tadinya pemilihan akan dilakukan pada 2020, tapi kita majukan prosesnya. Karena kalau terlalu lama kasihan juga, tidak efektif. Kita juga butuh tenaga PNS yang kini di Plt kan untuk kembali bekerja sesuai fungsinya,” kata Ade Yasin.

Dalam penyelenggaran Pilkades serentak ini, Pemkab Bogor memberikan bantuan anggaran untuk pelaksanaan kepada penyelenggara. Anggaran tersebut untuk meringankan beban biaya yang ditanggung, baik oleh panitia maupun calon itu sendiri.

“Anggarannya dari APBD. Untuk besarannya sesuai dengan jumlah pemilih di tiap desa yang acuannya dari daftar pemilih. Kita anggarkan Rp 15 ribu untuk tiap pemilih,” tambahnya.

Untuk pemilihan kepala desa (Pilkades) 2019 tersendiri, akan dilaksanakan pada 3 November 2019, yang akan diikuti oleh 273 desa di Kabupaten Bogor. (Andi).

Check Also

Ketum PBNU Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di UNUSIA

KEMANG – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *