IFSC ACC Asian Championship 2019 Mulai Digelar

  • Whatsapp
Foto : Hendra/Humas FPTI

CIBINONG -Kejuaraan Panjat Tebing bertajuk IFSC ACC Asian Championship 2019 akan digelar mulai hari Rabu – Minggu (6-10/11/2019) yang akan dilaksanakan di Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Event bergengsi ini terselenggara berkat kerja sama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Supersport Sensation International (SSS) dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Read More

Kompetisi internasional panjat tebing ini adalah event tahunan yang diselenggarakan dibawah International Federation of Sport Climbing (IFSC) dan FPTI. Ajang ini diikuti oleh 299 peserta dari 14 negara.

CEO SSS, Azwan Karim mengatakan, bahwa persiapan panitia pelaksana (Panpel) untuk menggelar event ini sudah sangat baik dan matang. Ia pun berharap ajang ini tidak hanya sukses sebagai penyelenggaran, namun juga atlet Indonesia dapat berprestasi.

“Cabor Panjat tebing memiliki potensi untuk berprestasi di ajang internasional. Saatnya atlet Indonesia membuktikannya di ajang ini. Karena kami berharap team Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang Olimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang,” kata Azwan Karim kepada wartawan, (7/11/2019).

Hal senada diutarakan oleh Ketua Umum FPTI Faisol Riza. Ia mengatakan, bahwa kegiatan ini digelar untuk mencari bibit-bibit baru atlet panjat tebing. Selama ini cabor tersebut sangat bisa diandalkan di event dunia.

“Kira-kira ada yang menarik mengapa event ini digelar. Olah raga panjat tebing merupakan salah satu cabor, di mana Indonesia sangat berprestasi di level dunia, dan beberapa atlet Indonesia merupakan juara dunia di kategori Speed yaitu Puji Lestari, Alfian M. Fajri dan Aries Susanti,” ujar Faisol.

Tiga kategori yang dipertandingkan yakni speed, lead dan boulder. Selama lima hari event ini dimulai dari pukul 08:00 WIB hingga selesai.

Tercatat atlet Aries Susanti Rahayu yang bulan lalu baru saja memecahkan rekor dunia Putri Speed di kompetisi world cup di Xiamen, China.

Ia menjadi Wanita pertama di dunia yang berhasil membukukan rekor dengan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995. Pada event ini, juga akan dihadiri oleh pemegang rekor dunia speed putra dari Iran, yakni Reza Alipour Shenazandifar.
Lanjut Faisol, event ini merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang yang sedang dilakukan FPTI.

Targetnya adalah mengantarkan Indonesia berprestasi di Olimpiade 2020 dan 2024.

“Jenjang kejuaraan ini merupakan langkah strategis bagi atlet Indonesia kedepan. Selain sebagai ajang mengasah mental bertanding, ajang ini juga menjadi barometer kemampuan atlet Indonesia di tingkat Asian,” tukas Faisol.

Pada acara opening seremony itu turut dihadiri oleh Menpora Zainudin Amali, Menpar Wishnutama, dan Bupati Kabupaten Bogor Ade Munawaroh Yasin. (Andi).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *