Kalau Punya Id Card Saja Tanpa Surat Tugas Itu Bukan Anggota BNN

  • Whatsapp
Pelaku yang mengaku-ngaku sebagai anggota BNN saat digiring oleh anggota BNNK Bogor

CIBINONG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Selasa (6/11/2019) kemarin baru saja mengamankan pelaku yang mengaku-ngaku sebagai anggota BNN.

Kepala BNNK Bogor Setiabudhi Nugraha mengatakan, seluruh anggota BNN jika ingin melakukan penangkapan kepada pelaku penyalahgunaan narkoba pasti didasari dengan adanya surat tugas.

Read More

“Dan surat tugas itu diberikan dari kantor BNN yang bentuknya surat tugas khusus,” ujarnya kepada wartawan.

Budi sapaan akrabnya menjelaskan, jika memang anggota BNN yang tidak menunjukkan surat tugas berarti itu adalah bohong alias palsu.

Karena, tidak didasari oleh surat tugas yang diberikan oleh BNN untuk melakukan pengecekan atau penangkapan.

“Walaupun punya id card BNN yang mirip tapi tidak ada surat tugas yang sah itu adalah anggota gadungan,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor berhasil mengamankan pelaku yang mengaku-ngaku anggota BNN pada hari Selasa (5/11/2019) kemarin di Jalan Mandala, Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor.

Kepala BNNK Bogor Setiabudhi Nugraha mengatakan, pelaku yang berinisial HF ini mengaku-ngaku sebagai anggota BNN untuk menangkap korban yang diduga menyalahgunakan Narkoba pada hari Senin (4/11/2019) kemarin.

“Korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kami, dan langsung sigap mendatangi ke rumah korban dan ada pelakunya yang sudah melakukan pemerasan,” katanya kepada wartawan saat pres rilisnya di Kantor BNNK Bogor, Rabu (6/11/2019).

Budi sapaan akrabnya menjelaskan, pelaku menakut-nakuti korban jika tidak ingin dilaporkan ke polisi harus menyerahkan uang sebesar Rp6 juta rupiah.

“Korban baru menyerahkan uang satu juta, dan kami langsung menangkap pelaku pada kemarin jam 5:30 sore bada ashar,” jelasnya.

Hari ini, BNNK Kabupaten Bogor juga sedang melakukan pengecekan dan pengembangan kepada pelaku, apakah bekerja sendiri atau ada jaringannya yang juga berprofesi mengaku-ngaku sebagai anggota BNN.

“Kami masih melakukan pengembangan,” tukasnya. (Andi).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *