Sehari Belajar Diluar Kelas, SMAN 1 Rumpin Gelar Berbagai Perlombaan

  • Whatsapp
Beberapa siswa SMAN 1 Rumpin saat melakukan perlombaan di lapangan sekolah, dalam rangka memperingati Hari Belajar Diluar Sehari serentak

RUMPIN – Dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Rumpin, melaksankan program Sekolah Ramah Anak (SRA).

Acara itupun langsung dihadiri oleh tim Monev dari Povinsi Jawa Barat, Juli Wahyu, dan didampingi perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Kasi Pengawasan, Ridwan Mujani.

Read More

Kepala SMAN 1 Rumpin Nendar Kusnendar mengatakan, untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak, perlu didukung oleh semua pihak. Selain sekolah juga pihak keluarga, dan pihak masyarakat.

Menurutnya, semua harus bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi anak, bersama-sama bersinergi membantu mereka dalam proses mencari jati diri. Kebiasaan anak adalah kecenderungan meniru, mencoba, dan mencari pengakuan akan eksistensinya pada lingkungan tempat mereka tinggal.

“Oleh karena itu, lingkungan memiliki peran sangat penting terhadap masa depan mereka. Lebih-lebih lingkungan keluarga,” katanya kepada Publikbogor.com, Kamis (7/11/2019).

Ditempat yang sama Ketua Program SRA, Bambang Aribowo mengatakan, sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan, secara terencana dan bertanggung jawab.

Prinsip utamanya, adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup, serta penghargaan terhadap anak. Sebagaimana hal itu dilandasi semangat pasal 4 UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yang menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk hidup, tumbuh berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

“Serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan waka kurikulum Evi Nurhayati, bahwa kegiatan SRA ini diawali dengan penyambutan siswa oleh semua guru dan karyawan sekolah dengan Senyum, Sapa, dan Salam.

“leh karena itu, semua guru dan karyawan, diwajibkan datang lebih pagi dari siswanya. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, senam sehat, yel-yel, dan sarapan bersama.

“Tak ketinggalan, lomba berbagai game tradisional, dan pembelajaran di luar kelas pun digelar hari ini,” singkatnya juga

Sehari belajar diluar kelas ini merupakan kegiatan untuk memenuhi tujuan agar mendorong anak menerapkan pembentukan Karakter positif, iman dan takwa, perilaku hidup bersih dan sehat, adaptasi perubahan iklim, cinta tanah air, gerakan literasi, pengurangan resiko bencana, dan mendorong satuan pendidikan menjadi sekolah ramah anak. (Andi).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *